Hidayatullah.com– Tiga kapal supertanker berbendera Arab Saudi yang membawa enam juta barel minyak mentah berlayar melewati Selat Hormuz beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik.
Analisis data pelacakan pergerakan kapal-kapal yang dilakukan oleh Reuters hari Kamis (18/6/2026) menunjukkan, pelayaran dari pelabuhan-pelabuhan Saudi merupakan keberangkatan terbanyak melalui selat itu kurun beberapa pekan terakhir.
Menyusul konflik Iran versus AS-Israel yang pecah pada 28 Februari, Arab Saudi banyak menggunakan terminal di Pelabuhan Yanbu yang terletak di Laut Merah untuk ekspor minyak mentahnya.*




