Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2026 16:47 4:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2026 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat hari Jumat (10/7/2026) menjatuhkan sanksi baru berkaitan dengan Iran menyusul serangan yang dilancarkan Teheran di jalur maritim di Selat Hormuz, kata Departemen Keuangan AS.

Sanksi itu menarget Ali Ansari, seorang bankir dan pengusaha Iran yang berbasis di Dubai yang sebelumnya dijatuhi sanksi oleh Inggris atas perannya dalam pemberian dukungan finansial bagi aktivitas Korps Garda Revolusi Iran. Sanksi juga dijatuhkan atas beberapa individu dan entitas lain, kata Departemen Keuangan AS seperti dilansir Reuters.

Departemen Keuangan AS menggambarkan Ansari sebagai “penyandang dana kunci” bagi pemimpin tertinggi Iran yang baru Mojtaba Khamenei. Dia juga menyelewengkan dana publik ke dalam beragam portofolio properti dan kepemilikan komersial di luar negeri untuk memperkaya dirinya sendiri, para elit pemerintah, serta Korps Garda Revolusi Iran.

Office of Foreign Assets Control (OFAC) yang berada di bawah Departemen Keuangan AS juga menarget gerai-gerai pertukaran mata uang Iran yang menurut laporan tersebut memindahkan miliaran dolar setiap tahun atas nama bank-bank Iran yang dikenai sanksi, menggunakan berlapis-lapis perusahaan cangkang untuk menyamarkan aktivitas keuangan ilegal pemerintah Iran.

Sanksi baru ini diumumkan menyusul serangan Iran atas tiga kapal tanker komersial Qatar dan Arab Saudi, yang menyulut serangan AS atas sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan membom fasilitas-fasilitas militer AS yang berada di negara-negara Teluk.*

Baca Juga

PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati

Berita
7 Juli 2026 18:00
Amerika dan Perang Salib Baru?
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Terbaru

  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

Mungkin Anda Juga Suka

Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

11 Juli 2026 10:20
Berita

Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

11 Juli 2026 09:55
Berita

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

10 Juli 2026 17:23
Berita

Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

10 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?