Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 14:28 2:28 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 14:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang pemukim ilegal menyebut satu nyawa Yahudi lebih berharga daripada sepuluh juta nyawa Palestina. Dalam wawancaranya yang disiarkan BBC, ia juga menyerukan pemusnahan seluruh desa Palestina sebagai pembalasan.

Namun, dia bukanlah pemukim biasa. Yehuda Shimon merupakan salah satu pemimpin pemukiman ilegal Havat Gilad. Ia juga berprofesi sebagai pengacara, pekerjaan yang sebenarnya berprinsip pada penegakan keadilan

Pernyataan Shimon kepada wartawan BBC Lucy Williamson ini mengungkap ideologi genosida yang menyebabkan kekerasan pemukim di seluruh Tepi Barat yang diduduki.

Ketika Williamson mengatakan bahwa para pemukim telah membakar enam rumah di desa Sarra pada hari Jumat itu, Shimon menyebutnya sebagai balas dendam.

Dia kemudian melanjutkan, bahwa setelah satu orang ‘Israel’ terbunuh, ‘Israel’ sekarang perlu membunuh semua orang di Tell dan Sarra, dan juga di Jit dan Farata, agar hal itu tidak terjadi lagi.

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait

Didesak oleh Williamson, yang menanyakan apakah dia menilai satu nyawa Yahudi setara dengan ratusan atau ribuan nyawa Palestina, Shimon mengoreksinya. Satu juta, katanya. Satu nyawa Yahudi bernilai sepuluh juta.

Setelah diberitahu secara terang-terangan bahwa hal itu terdengar rasis, dia setuju, lalu membenarkannya dengan alasan bahwa Tuhan telah memilih bangsa Yahudi dan bahwa orang Palestina iri kepada mereka. Dia menambahkan bahwa Alkitab membenarkan klaim bahwa tanah itu milik para pemukim.

Pernyataan tersebut muncul setelah pembunuhan di Tell pada 24 Juli, ketika lebih dari 20 pemukim bersenjata dari Havat Gilad menyerbu rumah-rumah Palestina di pinggiran desa. Awalnya, warga berhasil mengusir mereka, tetapi para pemukim kembali dengan tentara pendudukan Israel. Selama konfrontasi, seorang warga Palestina yang tidak bersenjata merebut senapan dari seorang pemukim bersenjata dan melepaskan tembakan. Empat warga Palestina dari keluarga Ramadan tewas, bersama dengan seorang pemukim dan seorang tentara pendudukan. Pembunuhan tersebut memicu gelombang serangan balasan pemukim terhadap desa-desa Palestina di seluruh wilayah tersebut, dengan rumah-rumah dan harta benda dibakar.

Ini bukan pertama kalinya Shimon menggunakan wawancara dengan media internasional untuk menyebarkan ideologi di balik kekerasan pemukim dan menolak pertanggungjawaban apa pun atas hal itu.

Berbicara kepada NPR pada tahun 2024, ia menggambarkan kehadiran warga Palestina sebagai ancaman, mengatakan bahwa mereka harus berhenti mencoba membunuh orang Yahudi jika mereka ingin hidup, dan menganggap pemukiman di tanah tersebut sebagai perintah agama dari Tuhan.

Dalam wawancara dengan The National pada tahun yang sama, ia secara terbuka mengejek hukum internasional, mengatakan bahwa hukum internasional tidak ada dan hanya bertindak ketika sesuatu terjadi di Israel. Ia membual bahwa teman-temannya yang telah dikenai sanksi oleh pemerintah Barat hanya bangun, makan, berdoa, dan melanjutkan hidup seperti biasa, menganggap tindakan tersebut sebagai hal yang konyol.

Ia berulang kali mengutip keturunan alkitabiah dari Abraham, Ishak, dan Yakub untuk berargumen bahwa dunia hanya iri terhadap klaim para pemukim atas tanah tersebut.

Havat Gilad milik Shimon, yang didirikan pada tahun 2002 dan dianggap ilegal menurut hukum ‘Israel’ dan internasional, didirikan atas dasar balas dendam.

Pemukiman ilegal ini memiliki catatan panjang serangan terhadap desa-desa Palestina di sekitarnya, termasuk pembakaran pohon zaitun dan lahan, dan para pemukimnya merupakan bagian dari gerakan pemukim bersenjata yang telah meningkatkan serangannya terhadap warga Palestina selama genosida di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BBCIdeologi ZionisisraelpalestinaPemukiman Ilegal Yahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki

Berita
28 Juli 2026 17:49
Arcandra Tahar: Kedaulatan Energi Ditentukan oleh SDM, Teknologi, dan Investasi
Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian

Terbaru

  • Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis
  • Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
  • Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
  • Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
  • Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
  • Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
  • Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
  • Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil
  • Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad

Mungkin Anda Juga Suka

Massive Attack membentangkan bendera Palestina saat manggung di Singapura, hari Rabu 27 Juli 2026, dan karena itu mereka dilarang masuk ke negara itu.
Berita

Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

1 Agustus 2026 10:17
Berita

Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq

1 Agustus 2026 09:37
Berita

Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

31 Juli 2026 16:04
Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Berita

Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI

31 Juli 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?