Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 17:10 5:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 17:10
Bagikan
Rumah mendiang Lee Kuan Yew yang diperselisihkan anak-anaknya.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepemilikan rumah Lee Kuan Yew sekarang berada di tangan pemerintah guna mengakhiri pertikaian berkepanjangan di kalangan keluarga mendiang bapak pendiri negara Singapura seputar properti itu.

Akuisisi itu mengakhiri pertikaian sengit yang menghebohkan negara kota itu sejak kematian Lee Kuan Yew pada tahun 2015.

Dua tahun setelah kematian Lee, anak-anaknya secara terbuka di muka publik berselisih apakah rumah besar berlantai dua berkamar delapan yang terletak di kawasan jantung distrik perbelanjaan Singapura harus dirobohkan atau dilestarikan.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Singapore Land Authority dan National Heritage Board hari Jumat (31/7/2026) mengatakan bahwa pemerintah mengambil alih kepemilikan properti itu guna melestarikan nilai sejarah dan arti pentingnya situs itu bagi negara.

National Heritage Board akan melakukan studi mendalam atas situs tersebut dan mengkaji opsi-opsi pengembangannya sebagai sebuah ruang publik tanpa mengabaikan wasiat Lee Kuan Yew, yang menginginkan privasinya terjaga berkaitan dengan bekas kediamannya tersebut, lapor AFP.

Baca Juga

Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag
Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis

Lee, yang diakui memiliki sumbangsih besar dalam mengubah pulau kecil itu menjadi sebuah negara kota yang kaya raya dalam kurun waktu 30 tahun lebih sedikit, mulai menetap di properti tersebut pada pertengahan 1940-an hingga kematiannya.

Rumah itu pada era 1950-an menjadi saksi sejarah transisi Singapura dari sebuah koloni Inggris menjadi sebuah negara independen, dan menjadi tempat pertemuan para tokoh kunci menjelang kemerdekaan Singapura pada 1965.

Menurut kalangan agen properti, bekas kediaman perdana menteri pertama Singapura itu bernilai jual sekitar S$30 juta pada tahun 2024.

Putra tertua Lee yang juga mantan perdana menteri Singapura, Lee Hsien Loong, berkeinginan supaya rumah ayahnya itu dilestarikan. Namun, kedua adiknya — eksekutif korporat Lee Hsien Yang dan pakar neurologi Lee Wei Ling — bermaksud memenuhi wasiat mendiang ayah mereka yang menginginkan supaya rumah itu dirobohkan.

Kedua orang itu pada 2017 menuding abang mereka berusaha memanfaatkan legasi ayah mereka untuk keuntungan politik.

Lee Wei Ling meninggal dunia pada 2024. Lee Hsien Yang, yang hidup dalam pengasingan di luar negeri sejak 2022, mengklaim dirinya menjadi target persekusi politik, sebuah tuduhan yang dibantah oleh pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
Tulisan selanjutnya Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

Berita
29 Juli 2026 13:39
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait

Terbaru

  • Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta
  • Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
  • Iran Bantah Serang Pelabuhan Damietta Mesir, Menyinyalir Israel Lakukan False Flag
  • Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
  • Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
  • Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis
  • Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
  • Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
  • Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
  • Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat

1 Agustus 2026 13:20
Berita

Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi

1 Agustus 2026 13:17
Berita

Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia

1 Agustus 2026 13:09
Palestina Terkini

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza

1 Agustus 2026 13:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?