Hidayatullah.com – Ketua Perhimpunan Alumni Jami’ah Islamiyyah Madinah, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), hadir dalam pembukaan Saudi Education Expo (SEE) 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi.
UBN hadir memenuhi undangan resmi dari Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi, selaku penyelenggara acara, lewat surat bernomor 095/SU/SEK.SEE/VII/2026 tertanggal 22 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan sambutan di hadapan ribuan pelajar dan mahasiswa yang datang dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, UBN mengajak para calon mahasiswa untuk mensyukuri kemudahan akses informasi yang mereka miliki saat ini, dibanding masa ketika dirinya berangkat kuliah ke Arab Saudi pada 1988.
“Kalian harus berterima kasih kepada panitia penyelenggara, karena dulu saya tahun ’88, berapa umur kalian saat itu? Waduh, mau mencari informasi tentang belajar itu susahnya minta ampun, tidak ada internet, cuma telepon, dan telepon dulu pun mahal. Tapi sekarang, alhamdulillah, baik dari PPMI, panitia di Jakarta, dan kawan-kawan panitia, terima kasih telah memudahkan para calon mahasiswa dan mahasiswi yang datang ke sini,” ujar UBN.
Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Arab Saudi sebagai pusat peradaban dunia berkat kemajuan pendidikan yang dibangun lewat Visi 2030.
“Insya Allah, belajar ke negeri yang kemajuannya sebentar lagi akan membuat orang-orang Eropa sendiri terheran-heran, berkat kemajuan Arab Saudi dan peradaban yang mereka usung dari pendidikan yang mereka bangun dengan visi 2030-nya,” katanya.
Di akhir sambutan, UBN kembali mengucapkan terima kasih kepada panitia dan berpesan agar para calon mahasiswa memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.
“Terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan ini semua. Mudah-mudahan kalian bisa memanfaatkan momen yang hebat ini. Ada masa depan yang cerah bagi kalian semua untuk belajar di Arab Saudi, baik secara agama maupun secara dunia,” pungkasnya.
Pameran pendidikan yang berlangsung 31 Juli sampai 2 Agustus 2026 ini digagas PPMI Arab Saudi sebagai wadah untuk memperkenalkan peluang studi dan beasiswa di berbagai kampus Arab Saudi kepada generasi muda Indonesia. Rangkaian acara pembukaan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan sejumlah tokoh, parade perwakilan perguruan tinggi, hingga workshop edukatif seputar jalur studi dan program beasiswa di kampus-kampus terkemuka Arab Saudi.
Selain UBN, pembukaan expo juga dihadiri Syekh Dr. Abdullah Bawazir, CEO Iqro’ Arabiah dari universitas ummul qura makkah al mukarramah, bersama kalangan akademisi, perwakilan perguruan tinggi, pelajar, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan.
Kehadiran tokoh sekaliber UBN dalam acara ini dinilai penting, mengingat sosoknya yang dikenal luas sebagai alumnus Jami’ah Islamiyyah Madinah sekaligus figur yang concern terhadap pengembangan sumber daya manusia umat lewat jalur pendidikan ke Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.
PPMI Arab Saudi berharap, lewat Saudi Education Expo 2026, semakin banyak generasi muda Indonesia mendapat akses informasi yang komprehensif soal pendidikan tinggi di Arab Saudi.
Selain memperkuat hubungan kerja sama pendidikan kedua negara, acara ini juga diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak sumber daya manusia Indonesia yang menempuh pendidikan di berbagai universitas Kerajaan Arab Saudi.*




