Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2026 16:49 4:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Agustus 2026 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ekspor kendaraan truk listrik buatan China ke negara-negara Asia terdongkrak naik, karena harga bahan bakar minyak meroket akibat perang Iran sehingga banyak konsumen melirik kendaraan listrik.

Dalam empat bulan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang pada 28 Februari, ekspor truk listrik berat China meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 16.823 kendaraan. Setengahnya dikirim ke Asia Selatan dan Asia Tenggara, dengan pengiriman ke Asia Selatan meningkat lebih dari lima kali lipat dan ke Asia Tenggara naik hampir tiga kali lipat, lapor Reuters Ahad (16/8/2026).

Asia Selatan dan Asia Tenggara sangat bergantung pada minyak Timur Tengah, dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah memicu lonjakan harga solar terbesar, menurut GlobalPetrolPrices.com, menciptakan peluang bagi China untuk menjadi produsen truk listrik terbesar dunia.

Truk listrik di China berkembang dari hampir nol pada tahun 2021 menjadi 30% dari penjualan kendaraan jenis truk tahun lalu, dengan 140.000 truk listrik terjual pada paruh pertama tahun ini. Penggunaan diesel di negeri panda itu mulai menurun tahun lalu.

“Perang telah membuka pintu bagi pasar-pasar baru ini,” kata Zhaoting Yue, wakil presiden pemasaran internasional di Sany, produsen truk berat listrik terbesar di dunia.

Baca Juga

MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

Sany sebelumnya fokus pada Eropa tetapi kini beralih ke Asia Tenggara dan mengembangkan model yang lebih murah, kata Yue kepada Reuters.

Pada bulan Juni, perusahaan tersebut mengirimkan pesanan tunggal terbesarnya — 880 truk berat — kata Yue, tanpa bersedia untuk menyebutkan ke mana tujuannya karena kontrak tersebut bersifat tertutup.

“Sebelum harga minyak naik, pembeli di negara-negara ini mungkin membutuhkan waktu 28 bulan untuk mengembalikan investasi mereka pada truk berat listrik,” kata Yue. “Sekarang, hanya butuh 18 bulan.”

Sany memperkirakan perang akan memicu pertumbuhan pesat setidaknya selama tahun depan, terutama di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kementerian Luar Negeri Qatar Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
Tulisan selanjutnya Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Berita
26 September 2026 14:08
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Berita

Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

30 September 2026 19:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?