Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2026 11:53 11:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah mendapatkan kepercayaan untuk memberikan edukasi dan penyuluhan hukum kepada warga binaan di Lapas Kembang Kuning, Nusakambangan, Cilacap, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Edukasi & Penyuluhan Hukum” tersebut mengangkat tema “Masa Lalu Tidak Harus Menentukan Masa Depan: Kesadaran Hukum, Perubahan Diri, dan Harapan Setelah Pemasyarakatan.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman hukum sekaligus membangun kesadaran warga binaan bahwa proses pemasyarakatan bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Sebaliknya, masa setelah menjalani pidana dapat menjadi momentum untuk melakukan perubahan dan menata kembali masa depan.

Sebanyak sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Penyuluhan berlangsung kurang lebih tiga jam dan diisi dengan pemaparan materi hukum serta sesi diskusi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama ketika memasuki sesi tanya jawab. Sejumlah peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan hukum yang mereka hadapi maupun yang berkaitan dengan kehidupan setelah menyelesaikan masa pemasyarakatan.

Baca Juga

1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz

Dalam kegiatan tersebut, Syaefullah Hamid, Ketua Yayasan Bantuan Hukum Hidayatullah, menyampaikan materi mengenai pentingnya kesadaran hukum, perubahan diri, serta harapan bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Masa lalu tidak harus menentukan masa depan. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang menyadari kesalahannya, memahami hukum, melakukan perubahan diri, dan kemudian mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian yang baik di tengah masyarakat,” ujar Syaefullah dalam penyampaiannya.

Menurutnya, pemahaman hukum tidak semata-mata diperlukan agar seseorang mengetahui larangan dan sanksi, tetapi juga untuk membangun kesadaran mengenai hak, kewajiban, serta konsekuensi dari setiap tindakan.

“Kesadaran hukum harus dimulai dari diri sendiri. Ketika seseorang memahami hukum dan konsekuensi dari perbuatannya, diharapkan ia mampu mengambil keputusan yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” katanya.

Syaefullah yang dikenal sebagai praktisi hukum sekaligus pengamat hukum nasional tersebut juga mengajak peserta menjadikan masa pemasyarakatan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

“Jangan melihat masa lalu sebagai sesuatu yang membuat kita tidak memiliki masa depan. Jadikan pengalaman itu sebagai pelajaran. Setelah keluar nanti, yang harus dibangun adalah kepercayaan diri, kemampuan untuk berubah, dan kemauan untuk hidup secara baik serta taat hukum,” tuturnya.

Bahas Perubahan Paradigma Hukum

Selain membahas kesadaran hukum secara umum, penyuluhan juga menjadi momentum untuk memperkenalkan perubahan paradigma hukum di Indonesia, terutama seiring hadirnya KUHP Nasional yang baru.

Perubahan tersebut dinilai penting dipahami masyarakat karena membawa perkembangan dan pendekatan baru dalam sistem hukum pidana Indonesia. Karena itu, edukasi hukum bagi warga binaan menjadi relevan agar mereka tidak hanya memahami aturan yang berlaku saat ini, tetapi juga mengetahui perkembangan sistem hukum nasional.

Syaefullah menjelaskan bahwa perubahan hukum harus diikuti dengan perubahan cara pandang masyarakat terhadap hukum.

“Ketika hukum mengalami perubahan, paradigma kita terhadap hukum juga harus berkembang. Hukum bukan hanya berbicara tentang menghukum seseorang, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran, memberikan perlindungan, menciptakan keadilan, dan mendorong seseorang untuk memperbaiki diri,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pemasyarakatan seharusnya menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. Karena itu, warga binaan perlu mendapatkan akses terhadap informasi dan edukasi hukum yang memadai.

“Setelah menjalani proses pemasyarakatan, mereka akan kembali ke masyarakat. Maka bekal pengetahuan hukum dan kesadaran untuk berubah menjadi sangat penting agar mereka dapat menjalani kehidupan baru dengan lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani proses pemasyarakatan.

Dalam materi publikasi kegiatan, program ini turut menampilkan sejumlah unsur dan lembaga pendukung, antara lain HiGive, LBH Hidayatullah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, serta berbagai lembaga dan mitra lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, LBH Hidayatullah tidak hanya menjalankan fungsi edukasi hukum, tetapi juga berupaya menanamkan pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah.

Terakhir, Syaeful mengatakan masa lalu adalah bagian dari perjalanan hidup, tetapi tidak harus menjadi penentu masa depan. Dengan kesadaran hukum, kemauan untuk berubah, dan harapan yang kuat, setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah pemasyarakatan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Edukasi HukumLapas Kembang Kuning NusakambanganLBH Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
Tulisan selanjutnya 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

Berita
16 Agustus 2026 09:46
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026
70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh

Terbaru

  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa
  • UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
  • Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad

19 Agustus 2026 19:29
Berita

Portugal Melarang Burqa

19 Agustus 2026 18:53
Berita

UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

19 Agustus 2026 18:22
Berita

Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia

19 Agustus 2026 15:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?