Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2026 12:51 12:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2026 13:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengimbau umat Islam tidak terlena dengan penggunaan media sosial (medsos) yang menyajikan informasi secara singkat dan padat. Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi informasi secara cepat perlu diimbangi dengan tradisi membaca buku dan literatur ilmiah.

Pesan tersebut disampaikan Kiai Cholil saat menghadiri peluncuran dan bedah buku Sejarah Peradaban Islam karya Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Kiai Cholil menyoroti kebiasaan masyarakat di era digital yang semakin bergantung pada media sosial sebagai ruang bertukar informasi dan gagasan. Menurutnya, karakter informasi di media sosial yang serba cepat dan singkat tidak selalu memberikan kedalaman wawasan intelektual.

“Jangan terlena dengan medsos yang padat, singkat, dan seakan-akan sudah bisa mengeluarkan semua ide-ide kita, padahal tidak ada wawasan intelektual. Di sini pentingnya kita tidak lupa pada sejarah, sebagai landasan untuk kita membangun wawasan dan peradaban di masa yang akan datang,” tegas Kiai Cholil.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat, itu mengingatkan agar media sosial digunakan secara proporsional tanpa mengesampingkan buku dan berbagai literatur ilmiah. Menurutnya, membaca buku tetap penting untuk membangun kemampuan berpikir yang lebih mendalam.

Baca Juga

Bantuan Kemanusiaan IHH
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
Portugal Melarang Burqa

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Cholil juga mengajak umat Islam meneladani tradisi membaca dan menulis yang telah tumbuh sejak masa Rasulullah SAW dan para sahabat.

Ia mencontohkan perintah membaca yang terkandung dalam wahyu pertama melalui kata Iqra’, penguasaan bahasa asing oleh Zaid bin Thabit, serta pembinaan Ahlus Suffah di Masjid Nabawi sebagai bagian dari tradisi keilmuan pada masa awal Islam.

Menurut Kiai Cholil, generasi saat ini memang tidak lagi menerima wahyu. Karena itu, aktivitas literasi menjadi salah satu kunci penting dalam mengembangkan kualitas manusia dan memajukan bangsa.

Membaca, katanya, dapat mengasah kemampuan berpikir secara mendalam sekaligus memperluas khazanah pengetahuan. Sementara itu, menulis menjadi sarana untuk mewariskan ilmu kepada generasi berikutnya.

Ia mengaitkan aktivitas tersebut dengan konsep amal jariah berupa ilmu yang bermanfaat atau ‘ilmun yuntafa’u bihi.

Di tengah perkembangan teknologi, Kiai Cholil juga mengapresiasi kemudahan masyarakat dalam mengakses bahan bacaan melalui format digital, seperti PDF dan e-book. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang dengan aktivitas yang produktif.

Meski jurnal ilmiah kini menjadi bagian penting dalam perkembangan intelektual, ia menilai keberadaan buku tetap tidak tergantikan.

“Meskipun sekarang pada kerangka intelektual sudah jurnal, buku tetap diperlukan. Saya pikir buku ini (Sejarah Peradaban Islam) sangat baik dibaca oleh kita semua, para aktivis muslim, hingga mahasiswa,” kata Rais Syuriah PBNU tersebut.

Kiai Cholil berharap masyarakat, khususnya generasi muda Muslim, tidak hanya menjadi konsumen informasi yang serba cepat di media sosial. Tradisi membaca dan menulis perlu terus dipelihara agar perkembangan teknologi berjalan seiring dengan penguatan wawasan, kedalaman berpikir, dan pembangunan peradaban.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Buku Sejarah Peradaban IslamKH Cholil NafisliterasiMajelis Ulama Indonesiamedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Kemanusiaan IHH Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI

Berita
16 Agustus 2026 14:49
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT

Terbaru

  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa
  • UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
  • Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia
  • Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
  • MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

19 Agustus 2026 18:22
Berita

Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia

19 Agustus 2026 15:21
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
Berita

Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian

19 Agustus 2026 12:20
Majelis Arah Indonesia MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset
Berita

MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset

19 Agustus 2026 11:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?