Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 September 2026 11:14 11:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2026 11:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Surat kabar Israel, Haaretz, menerbitkan laporan investigasi yang mengungkap kegagalan intelijen soal operasi Thufan Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023.

Daftar isi
  • Hanya dianggap masalah sepele
  • Dimanfaatkan partai oposisi ‘Israel’
  • Runtuhnya mitos keperkasaan Mossad
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Haaretz bahkan menyebut gembong Zionis Benjamin Netanyahu menerima peringatan langsung dari salah satu pemimpin negara, namun mengabaikannya.

Laporan yang dirilis pada Selasa (08/09/2026), itu mengungkapkan bahwa Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed menelepon Netanyahu, sepuluh hari sebelum operasi Thufan Al-Aqsha.

Dalam panggilan selama 45 menit tersebut, MBZ membagikan informasi intelijen spesifik bahwa pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, sedang merencanakan eskalasi besar yang akan mengguncang dunia.

Pihak pimpinan UEA dilaporkan memperoleh informasi ini melalui kontak dan penasihat Palestina yang mengetahui niat Sinwar. Mengingat sensitivitas masalah tersebut, informasi itu disampaikan secara langsung kepada sang perdana menteri, bukan melalui badan intelijen ‘Israel’.

Baca Juga

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Hanya dianggap masalah sepele

Menurut investigasi Haaretz, Netanyahu menanggapi peringatan tersebut dengan respon santai. Perdana Menteri ‘Israel’ itu disebut-sebut menganggap potensi ancaman dari Tepi Barat lebih besar ketimbang Gaza.

Investigasi itu menegaskan bahwa peringatan dari para pemimpin kawasan pada dasarnya diabaikan begitu saja. Hal ini turut berkontribusi pada kegagalan intelijen fatal yang memungkinkan pejuang Hamas menembus pertahanan ‘Israel’ menggunakan paralayang bermotor dan melumpuhkan sistem Iron Dome.

Dimanfaatkan partai oposisi ‘Israel’

Temuan ini mengguncang politik ‘Israel’. Mantan Perdana Menteri Naftali Bennett melontarkan kritik tajam terhadap Netanyahu melalui media sosial.

Bennett, yang akan menjadi rival Netanyahu dalam pemilihan umum mendatang pada 27 Oktober, menuduh sang petahana melakukan kelalaian kriminal.

“Mengabaikan peringatan-peringatan ini merupakan tindak pidana, dan itulah sebabnya ia berupaya sekuat tenaga untuk mencegah pembentukan komisi penyelidikan negara yang akan mengungkap kebenaran,” ujarnya, lansir Yeni Safak.

Bennett juga menekankan bahwa Netanyahu gagal mengumpulkan kabinet keamanan ataupun memberi peringatan kepada aparat militer, sehingga ‘Israel’ sama sekali tidak siap menghadapi serangan tersebut.

Runtuhnya mitos keperkasaan Mossad

Selain dampak politiknya, investigasi Haaretz menjadi pukulan telak terhadap persepsi sebagian orang yang menganggap militer dan intelijen Israel tak terkalahkan.

Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa kemampuan operasional Mossad dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF)—yang dulunya dianggap legendaris—kini tampak memiliki kelemahan serius pasca-peristiwa 7 Oktober.

Dalam pernyataannya, Bennett mengisyaratkan bahwa pemilihan umum mendatang akan menjadi titik balik, seraya menegaskan, “Dalam 50 hari, segalanya akan berubah.”

Investigasi ini juga kembali memicu kritik internasional yang lebih luas; kampanye militer ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Gaza menuai kecaman global serta memperkuat pandangan di kalangan sebagian pengamat internasional bahwa pemerintahan Netanyahu menjalankan kebijakan yang mengisolasi negara tersebut secara diplomatik.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuHeadlineIntelijen IsraelMohammed Bin ZayedpalestinaPemilu IsraelThufan Al-AqshaUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Tulisan selanjutnya 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Mungkin Anda Juga Suka

Yahudi Rusia
Berita

Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia

8 September 2026 09:02
Berita

Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’

7 September 2026 19:52
Berita

Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

7 September 2026 19:11
Berita

Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

7 September 2026 15:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?