Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 September 2026 20:26 8:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 September 2026 20:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Gagasan pembentukan Danantara Syariah didorong segera memasuki tahap konkret agar tidak berhenti sebagai wacana. Kehadiran lembaga tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi besar umat Islam dan mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi riil bagi Indonesia.

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengatakan Danantara Syariah diharapkan dapat menjadi bagian dari superholding Danantara yang secara khusus memperkuat pengelolaan aset dan investasi berbasis prinsip syariah.

“Harapan kami, ini bukan sekadar wacana, tetapi segera menjadi desain kelembagaan yang konkret agar kekuatan umat Islam yang besar dapat dikonversi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata,” ujar Kiai Cholil di Jakarta, Sabtu (12/09/2026).

Menurut Wakil Ketua Umum MUI tersebut, gagasan Danantara Syariah merupakan salah satu keputusan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) yang berlangsung pada 24–27 Juli 2026.

Gagasan itu kemudian disampaikan kepada Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sekaligus CEO Danantara dan Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Rosan Roeslani, dalam High Level Meeting (HLM) MES di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic

Kiai Cholil mengatakan Rosan menyambut baik gagasan tersebut dan akan menindaklanjutinya melalui pembahasan lebih mendalam serta kajian khusus.

Kiai Cholil menjelaskan, gagasan Danantara Syariah berangkat dari kondisi paradoks ekonomi umat Islam di Indonesia. Di satu sisi, Indonesia memiliki populasi Muslim yang sangat besar dan pasar halal yang luas. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya berkembang menjadi kekuatan produksi, investasi, dan kepemilikan rantai nilai halal.

“Kita juga masih lebih banyak menjadi konsumen produk halal daripada produsen dan pemilik rantai nilai halal. Bahkan produk halal yang berkembang belum selalu dibiayai oleh keuangan syariah,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, Danantara Syariah diperlukan untuk memperkuat keterhubungan antara keuangan syariah dan sektor riil. Keuangan syariah tidak semestinya hanya berputar di sektor finansial, tetapi harus mampu mendorong produksi, investasi, dan pengembangan aset produktif.

“Prinsip dalam pembentukan Danantara Syariah sederhana, yakni keuangan syariah tidak boleh berputar di sektor finansial, melainkan harus terhubung dengan sektor riil, memiliki underlying asset yang jelas, dan mendorong produksi serta investasi umat,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Kiai Cholil berharap pengembangan ekonomi halal tidak berhenti pada aspek konsumsi atau sekadar sertifikasi produk. Ekosistem halal perlu diperkuat dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pembiayaan, investasi hingga kepemilikan aset.

“Dengan begitu, halal tidak berhenti sebagai label konsumsi, tetapi menjadi ekosistem produksi, pembiayaan, investasi, dan kemandirian ekonomi umat,” katanya.

Pembentukan Danantara Syariah, lanjut Kiai Cholil, diharapkan dapat menjadi instrumen strategis untuk memperbesar peran ekonomi syariah dalam pembangunan nasional.

Gagasan tersebut juga menempatkan kekuatan ekonomi umat tidak hanya sebagai pasar, tetapi sebagai pelaku yang memiliki aset, mengembangkan usaha, memperoleh akses pembiayaan, serta mengambil bagian dalam investasi dan rantai nilai industri halal.

High Level Meeting MES tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Ketua Umum MES sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Ketua Harian Pengurus Pusat MES sekaligus Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua I PP MES sekaligus Menteri PANRB Rini Widyanti, serta Bendahara Umum PP MES sekaligus Direktur Utama BRI Hary Gunardi.

Hadir pula Sekretaris Jenderal PP MES Ari Permana, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Direktur Eksekutif KNEKS KH Sholahuddin Al Aiyub, serta Wakil Ketua Badan Pengurus DSN MUI Prof KH Asrorun Niam Sholeh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Danantara SyariahKH Cholil NafisKongres Umat IslamMajelis Ulama Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Tulisan selanjutnya Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Berita
11 September 2026 21:50
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Terbaru

  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Erdogan pembagian vaksin
Berita

Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam

15 September 2026 10:37
Berita

Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel

15 September 2026 08:23
Berita

Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik

14 September 2026 23:18
Berita

900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat

14 September 2026 21:39
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?