Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2026 15:12 3:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2026 15:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Menjawab kebutuhan dai muda yang mampu hadir di tengah dinamika masyarakat perkotaan, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta meluncurkan Madrasah Muballigh Muda Hidayatullah (M3H) di Pondok Pesantren Marhamah Hidayatullah, Jakarta Timur.

Program ini menjadi bagian dari ikhtiar Hidayatullah DKI Jakarta dalam menyiapkan generasi dai yang memiliki kapasitas keilmuan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mental dan akhlak untuk hadir dan berkhidmat di tengah masyarakat.

Ketua DPW Hidayatullah DKI Jakarta, Suhardi Sukiman mengatakan kebutuhan terhadap dai muda yang memiliki kapasitas sekaligus kesiapan berdakwah di tengah masyarakat ibu kota semakin penting.

“Dakwah membutuhkan kader-kader muda yang siap hadir dan berkhidmat di tengah umat. Melalui Madrasah Muballigh Muda ini, kita ingin memberikan bekal agar mereka tidak hanya mampu menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga bisa memahami kebutuhan masyarakat,” ujar Suhardi di bilangan Cipinang Cempedak, Markas DPW Hidayatullah Jakarta, Sabtu (19/09/2026).

Menurut alumnus Pascasarjana Universitas PTIQ ini, M3H tidak hanya memberikan pembekalan materi dakwah, tetapi juga mengasah kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan-pesan Islam secara komunikatif dan relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga

Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Hadir sebagai narasumber, Ustadz Abdul Ghofar Hadi. Dalam paparannya, Ia menekankan pentingnya seorang dai terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Ketua DPP Hidayatullah Bidang Perkaderan & Pembinaan Anggota ini menyebut kemampuan membaca sebagai salah satu fondasi penting bagi seorang dai. Menurutnya, luasnya wawasan akan membantu dai memahami persoalan masyarakat dan memberikan pencerahan yang lebih relevan.

“Dai itu harus kuat membaca. Banyaklah membaca buku, supaya wawasan kita semakin luas. Jadi ketika kita hadir di masjid dan di tengah umat, kita tidak hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga bisa memberikan solusi dan pencerahan,” jelasnya.

Ust Ghofar sapaan akrabnya, mengatakan persoalan masyarakat semakin beragam. Karena itu, dai membutuhkan wawasan yang memadai agar dakwah tidak berhenti pada penyampaian teori, tetapi mampu menyentuh kebutuhan nyata umat.

Selain wawasan, Ustadz Ghofar menekankan pentingnya kesiapan mental dan keikhlasan dalam menjalankan tugas dakwah. “Jalan dakwah itu tidak ringan. Ada banyak tantangan dan ujian yang harus dihadapi. Para nabi juga mengalami hal yang sama ketika menyampaikan risalah Islam. Karena itu, seorang dai harus menyiapkan mental dan menjaga keikhlasannya,” ungkapnya.

Menurutnya, keteguhan mental dan keikhlasan merupakan bekal penting agar dai tetap istiqamah dalam menjalankan tugas, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

Ghofar juga berpesan agar para dai muda menghadirkan dakwah yang menyejukkan serta memperkuat persaudaraan umat. “Jadilah dai yang menyejukkan. Jangan sampai dakwah justru membuat umat terpecah karena persoalan-persoalan yang remeh atau hal-hal yang bukan prinsip dalam Islam,” pesannya.

Ia mengingatkan bahwa dai perlu memiliki kebijaksanaan dalam menentukan materi maupun cara menyampaikan dakwah. Pesan yang disampaikan hendaknya membantu masyarakat memahami ajaran Islam sekaligus menjaga ukhuwah di tengah kehidupan sosial.

Pesan lainnya adalah pentingnya menjaga akhlak dan adab ketika seorang dai berada di tengah umat. “Dai itu bukan hanya didengar, tetapi juga dilihat dan diperhatikan. Karena itu, akhlak dan adab harus dijaga. Perilaku, ucapan, bahkan penampilan kita ikut menentukan bagaimana pesan dakwah itu diterima oleh masyarakat,” kata AGH, yang juga Ketua DPP Hidayatullah Bidang Rekrutmen dan Pembinaan Anggota.

Menurutnya, seorang dai memiliki posisi sebagai teladan bagi masyarakat. Karena itu, keteladanan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas dakwah. “Kita punya role model dalam diri Rasulullah. Maka yang kita tampilkan kepada umat bukan hanya apa yang kita ucapkan, tetapi juga bagaimana kita bersikap dan berperilaku,” tegas Ust Ghofar.

Kegiatan Madrasah Muballigh Muda Hidayatullah (M3H) tersebut diikuti peserta dari lima wilayah di Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dai HidayatullahDKI JakartaDPW HidayatullahMadrasah Muballigh Muda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
Tulisan selanjutnya Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih

Berita
20 September 2026 17:06
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Pria Iraq ditangkap usai mendoakan kehancuran Israel dan kemenangan Palestina di Kabah saat umrah
Berita

Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara

21 September 2026 20:11
Masjid Ibrahimi di bawah kewenangan Israel
Berita

Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina

21 September 2026 19:47
Berita

Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

21 September 2026 16:08
Berita

Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh

21 September 2026 15:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?