Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2026 10:09 10:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2026 10:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Akademisi Swedia sekaligus aktivis iklim Andreas Malm, hari Jumat (30/10/2026), mengatakan bahwa dirinya dilarang memasuki wilayah Inggris Raya, di mana dia akan menjadi pembicara di acara yang juga akan menghadirkan salah satu pendiri Palestine Action, organisasi yang dinyatakan sebagai organisasi teroris di kerajaan itu.

Malm, seorang akademisi di Universitas Lund, merupakan seorang pengkritik vokal Israel dan menyatakan dukungan kuatnya terhadap gerakan pro-Palestina.

Malm mengatakan kepada BBC Radio 4 bahwa dirinya menerima sebuah pesan dari Home Office (Kementerian Dalam Negeri Inggris) yang menyatakan kehadirannya di Inggris “tidak kondusif bagi kebaikan publik” tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Malm menduga dirinya dicekal karena pada hari Rabu mendatang akan menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh sebuah majalah sosialis bersama salah seorang pendiri Palestine Action Huda Ammori, di mana dia akan berbicara tentang perang di Iran. Malm menegaskan tidak pernah secara terbuka mendukung, mempromosikan, atau memberikan dukungan finansial kepada Palestine Action.

“Saya sudah bolak-balik ke Inggris selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, untuk melakukan pekerjaan ilmiah, penelitian arsip, dan berpartisipasi dalam berbagai konferensi. Ini juga yang menjadi tujuan utama kunjungan saya ke Inggris kali ini.” kata Malam seperti dilansir Reuters.

Baca Juga

LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

“Artinya, saya dilarang melakukan pekerjaan saya sebagai seorang intelektual, sebagai seorang akademisi.”

Ketika ditanya oleh BBC apakah larangan tersebut kemungkinan terkait dengan komentar sebelumnya yang ia buat yang menyebut serangan Hamas pada 7 Oktober 2024 di Israel sebagai “tindakan pembebasan,” Malm mengatakan “bisa jadi.”

Malm paling dikenal karena bukunya “How to Blow Up a Pipeline,” yang berpendapat bahwa tindakan radikal diperlukan untuk menghentikan penambangan bahan bakar fosil.

Mahkamah Agung Inggris dijadwalkan akan menggelar sidang banding pekan depan terkait pelarangan Palestine Action berdasarkan undang-undang terorisme, yang menjadikan pernyataan dukungan terhadap kelompok tersebut sebagai tindak pidana.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Berita
30 Oktober 2026 16:27
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing

Terbaru

  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

30 Oktober 2026 15:44
Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

30 Oktober 2026 13:12
Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

30 Oktober 2026 10:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?