Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 November 2026 11:26 11:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2026 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah Jawa Tengah di Aula Teratai Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM (Balatkop UMKM) Provinsi Jawa Tengah. Menurut Gus Yasin, kegiatan ini sejalan dengan kebutuhan Jawa Tengah akan pendamping dan penyelia halal yang mampu mengawal produk bersertifikat halal.

Daftar isi
  • Capaian sertifikasi halal Jawa Tengah
  • Kekurangan RPH bersertifikat halal
  • Pengawasan dan kejujuran pelaku usaha
  • Wisata ramah Muslim 2027
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri. Pemerintah butuh kawan-kawan yang peduli terhadap halal,” ujar Gus Yasin dalam sambutannya.

Ia menyebut LPH dan LP3H Hidayatullah sudah melatih banyak tenaga untuk mendampingi perusahaan dan UMKM yang telah memiliki sertifikat halal. Ia berharap kerja sama antara pemerintah provinsi, BPJPH, dan LPH Hidayatullah ini terus diperkuat.

Gus Yasin bercerita, dari kunjungannya ke beberapa negara, ia mendengar langsung apresiasi terhadap sistem halal Indonesia. Indonesia dinilai selektif dan berkomitmen menjaga kenyamanan umat Muslim, baik warga sendiri maupun wisatawan dan pebisnis dari luar negeri yang datang ke Indonesia.

Ia juga menyambut baik rencana BPJPH untuk mendekatkan layanannya ke daerah. Dalam waktu dekat, kantor BPJPH untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY dijadwalkan mulai beroperasi.

Baca Juga

Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah

Capaian sertifikasi halal Jawa Tengah

Pemprov Jawa Tengah sudah bertahun-tahun mendampingi dan memfasilitasi UMKM agar mendapat sertifikat halal, bekerja sama dengan dinas terkait. Hasilnya, pada 2025 Jawa Tengah mencatat 204.596 sertifikat halal dan menempati peringkat kedua nasional. Pada 2026, melalui program Sehati, sebanyak 200.815 UMKM sedang menjalani proses sertifikasi halal hingga 15 Oktober 2026. Program ini masih berlanjut sampai Desember, dan targetnya akan dinaikkan lagi pada 2027.

Kekurangan RPH bersertifikat halal

Dari sekitar 4,5 juta UMKM di Jawa Tengah, banyak yang mengolah daging ayam maupun daging hewan berkaki empat seperti kambing, domba, sapi, dan kerbau. Masalahnya ada di hulu. Rumah potong unggas umumnya sudah bersertifikat halal, tetapi rumah potong hewan (RPH) ruminansia yang bersertifikat halal di Jawa Tengah belum sampai 10 persen. Di beberapa kabupaten bahkan belum ada sama sekali.

“Kendalanya satu. Ketika ditanya, daging olahanmu itu dari RPH mana? Mereka kesulitan,” jelasnya.

Gus Yasin mengaku pernah mengalaminya sendiri. Pada 2018, usahanya yang berbahan ayam dan daging gagal mendapat sertifikat halal karena tidak bisa menunjukkan asal dagingnya, meski hewannya disembelih oleh santrinya sendiri.

Pengalaman itu mendorong Pemprov mendampingi para juru sembelih halal. Sejak 2021 hingga 2026, Ratusan juru sembelih halal di Jawa Tengah telah bersertifikat. Menurutnya, jumlah itu termasuk yang terbanyak di Indonesia. Ia mengapresiasi inisiatif BPJPH yang kini membolehkan juru sembelih bersertifikat membuka usaha pemotongan skala kecil. Langkah berikutnya adalah memastikan tempat pemotongannya juga memenuhi perizinan.

Pengawasan dan kejujuran pelaku usaha

Gus Yasin menekankan bahwa pendampingan saja belum cukup. Pengawasan juga diperlukan, sehingga peran LPH dan penyelia halal menjadi penting. Ia menceritakan seorang pengusaha eksportir ke Amerika, Eropa, dan Timur Tengah yang mendatanginya pada 2022. Pengusaha itu mengeluh bahwa sejak mendapat sertifikat halal hingga masa berlakunya hampir habis, tidak pernah ada yang datang memeriksa.

“Buat saya ini tamparan. Izin perusahaan saja setiap bulan ada audit. Ini yang diperintahkan agama dan menjamin ketenangan masyarakat, kenapa tidak ada audit?” katanya.

“Jangan hanya memiliki sertifikat halal, cap halal, lalu selesai. Usaha butuh diawasi untuk keberlangsungan halalnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kewajiban sertifikasi halal yang berlaku sejak Oktober tidak berarti menyingkirkan produk nonhalal, karena tidak semua warga Indonesia beragama Islam. Yang dituntut adalah kejujuran. Produk yang halal disebut halal, dan produk yang belum bersertifikat atau nonhalal diumumkan secara terbuka. “Sama-sama punya pasarnya masing-masing,” ujarnya.

Wisata ramah Muslim 2027

Pemprov Jawa Tengah telah menetapkan tema 2027, yaitu pariwisata berkelanjutan, ramah Muslim, dan ekonomi syariah. Gus Yasin menegaskan bahwa ramah Muslim bukan berarti membatasi wisata. Maksudnya adalah memastikan wisatawan Muslim nyaman, misalnya dengan tersedianya minimal satu atau dua tempat makan bersertifikat halal di setiap destinasi alam, destinasi buatan, kawasan wisata kuliner, maupun hotel.

Di akhir sambutan, Gus Yasin meminta peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan mempraktikkan ilmunya. Ia juga meminta para narasumber, khususnya Ibu Ika, terus mendampingi peserta.

“Dengan berkolaborasi bersama LPH dan LP3H Hidayatullah, insyaAllah jaminan halal di Jawa Tengah akan semakin baik,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LPH HidayatullahTaj Yasin MaimoenWakil Gubernur Jawa Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Tulisan selanjutnya Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’

Berita
2 November 2026 18:02
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo

Terbaru

  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

5 November 2026 17:54
Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Berita

Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

5 November 2026 16:51
Berita

Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

5 November 2026 14:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?