Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR: Pemerintah Harus Terbuka Soal MoU Dengan China

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 November 2014 12:47 12:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 November 2014 12:47
Bagikan
Politisi PAN, Hanafi Rais
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemerintah diminta terbuka terkait perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak China.

Jika apa yang dilakukan pemerintah disampaikan secara transparan dan akuntabel, maka akan rawan terjadi manipulasi dan penyalahgunaan wewenang.

“Kalau mau diam-diam ya nggak usah pake MoU,” tegas Hanafi Rais, anggota DPR Komisi I dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kepada hidayatullah.com saat dikonfirmasi untuk menanggapi sikap para menteri yang ekonomi bungkam kepada wartawan usai melakukan MoU dengan Perusahaan China International Fund (CIF), Senin (03/11/2014) kemarin.

Hanafi menilai aneh mengapa MoU itu dilakukan secara diam-diam, kecuali hal itu gagal disepakati bersama para pejabat itu mantas malu mengakuinya.

Bungkamnya bawahan Presiden Joko Widodo ini tidak menutup kemungkinan ada indikasi lain.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Hanafi, syarat MoU itu harus transparan, akuntabel serta measurable (terukur) karena hal itu dilakukan atas nama negara dan dibiayai masyarakat melalui pajak.

“MoU itu syaratnya harus transparan, akuntabel dan measurabel,” tutup Hanafi.

Seperti diketahui, hari Senin, Kementerian BUMN, PT KAI dan perusahaan China International Fund (CIF) mengadakan MoU atau kerjasama terkait perkembangan perkeretapian di Indonesia.

Kerjasama dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PT KAI Edi Sukmoro, Dirut PLN Nur Pamudji, Menteri Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta rombongan dari CIF. Namun, kasus ini menjadi sorotan pers karena dilakukan secara diam-diam dan mereka seolah menghindari menjawab wartawan.”*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaMoU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Dinilai Layak Jadi Unggulan Dunia Dalam Kajian Islam
Tulisan selanjutnya DPR Terbelah Karena Kesesatan Berpikir Wakil Rakyat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?