Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Mesir Diculik, Pelintas Batas Rafah Jadi Korban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2013 19:36 7:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2013 19:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Petugas kepolisian Mesir menutup pintu masuk dan keluar perbatasan Rafah, Jumat (17/5/2013), sebagai bentuk protes atas penculikan yang menimpa rekan-rekan mereka.

Sebuah sumber resmi mengatakan, anggota polisi menduduki bagian depan pelabuhan untuk mencegah lalu-lalang kendaraan.

Hari Kamis (16/5/2013) tujuh personel keamanan Mesir, termasuk seorang tentara, empat petugas keamanan pelabuhan dan dua polisi diculik oleh sekelompok orang tidak di kenal di daerah Sinai, Mesir, lansir Al-Ahram.

Sementara BBC melaporkan, tiga anggota polisi dan empat tentara diculik saat bepergian di daerah Sinai di timur Al-Arish. Keempat pria itu bekerja di pintu perbatasan Rafah.

Dilansir Al-Ahram, sebuah sumber keamanan mengatakan, para penculik ketujuh petugas keamanan Mesir itu menuntut pembebasan anggota perlawanan Islam yang telah ditahan selama hampir dua tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota kelompok perlawanan Islam itu, yang diduga berasal dari kelompok Tauhid wal Jihad, dinyatakan bersalah membunuh lima anggota pasukan keamanan dan seorang warga sipil saat terjadi beberapa kali serangan atas kantor kepolisian di Al-Arish dan kantor cabang Bank Alexandria di Sinai Utara. Dua puluh lima orang menjadi terdakwa pelaku serangan tersebut.

Seorang petugas keamanan, yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, para penculik tersebut menuduh pasukan keamanan Mesir menyiksa teman-teman mereka yang ditahan.

Associated Press melaporkan, seorang petugas keamanan Mesir mengatakan, perbatasan Rafah akan tetap ditutup sampai petugas yang diculik dibebaskan.

Wartawan BBC Rushdie Abu Alouf bersama 150 warga Palestina tertahan di pintu perbatasan di sisi Mesir. Di antara mereka terdapat orang-orang tua dan orang sakit. Mereka sejak pagi mengantri untuk melewati perbatasan dan terpaksa duduk di tanah di tengah sengatan terik matahari.

Abu Muhammad, pria 72 tahun yang ingin melintas, menyeru agar penculik membebaskan para petugas keamanan Mesir.

“Kami jadi harus ikut menanggung beban dari masalah internal Mesir. [Padahal] kami tidak menculik para tentara,” keluhnya.

Pintu perbatasan Rafah merupakan satu-satunya pintu yang menghubungkan dunia luar dengan warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade Zionis Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 57 Ormas Islam di Jawa Timur Tolak Acara Miss World
Tulisan selanjutnya Perempuan Dilarang Jadi Presiden Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?