Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Dibebaskan Mujahidin, Kota Salqeen Terapkan Syariat Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Desember 2014 14:20 2:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Desember 2014 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah kota dan wilayah di Suriah tengah berproses dan berbenah dengan Syariat islam. Di antara wilayah yang tengah berupaya menegakkan Syariat Islam itu adalah Kota Salqeen di Provinsi Idlib.

Sejak dibebaskannya Salqeen dari tangan rezim Syiah Nushairiyah pimpinan Basyar Asad pada pertengahan 2012, kota ini telah mengalami beberapa kali pergantian pihak yang mengendalikannya.

Sempat dikuasai oleh IS (ISIS) pada akhir 2013, kemudian diambil alih oleh FSA setelah terjadinya fitnah pada awal 2014, maka pada bulan Ramadhan 2014 lalu, Salqeen dibebaskan dari FSA oleh Jamaah Jabhah Nushrah (JN) setelah menyebarnya kerusakan dan kejahatan di kota ini.

JN, didukung kelompok mujahidin lainnya pun menjalankan administrasi pemerintahan di kota ini. Secara bertahap mereka memulai program dakwah dan pemberlakuan hukum Islam di kota ini.

Untuk wanita, kewajiban mengenakan pakaian sesuai syar’i telah diberlakukan walau belum sampai pada penggunaan Niqab. Karena sebelumnya pakaian wanita di sini sangatlah melenceng dari yang diperintahkan dalam Syariat.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Sempat terjadi penolakan. Kaum wanita menggelar demonstrasi penolakan kewajiban memakai pakaian yang sesuai Syariat. Tetapi mereka kemudian bisa menerima kewajiban tersebut setelah diadakan dakwah dan program tarbiyah Muslimah yang intens di kota ini.

Sementara untuk kaum pria, mereka diwajibkan untuk mengikuti shalat lima waktu di Masjid Jami’. Semua toko dan beragam jenis kegiatan dihentikan ketika waktu shalat tiba.

Abu Ali, salah seorang pedagang manisan di sini menuturkan, bahwa mereka menerima kewajiban ini dengan kesadaran.

“Ini adalah panggilan Agama,” ujarnya Selasa (23/12/2014) kemarin.

Sebelumnya Abu Ali dan kawan-kawannya mengaku, mereka lebih suka shalat sendiri-sendiri, sehingga ada toko yang tutup dan ada yang masih buka, seakan tidak menghiraukan panggilan adzan. Sekarang semua sudah harus ke Masjid dan meninggalkan segala usaha dan aktivitas masing-masing begitu waktu shalat tiba dan adzan berkumandang.

Mahmud, seorang penjaga toko bahan harian, menuturkan sejak Mujahidin yang dipimpin Jabhah Nushrah mengambil alih Kota Salqeen, keadaan berubah.

“Kota ini menjadi aman dan pelaksanaan Syariat semisal kewajiban shalat berjamaah diterima warga dengan kesadaran,” tuturnya.
Mahmud sendiri mengaku, dia sebelumnya seperti tidak memiliki Dien (Islam). Tapi dia berharap Mujahidin yang dipimpin Jabhah Nushrah terus melaksanakan program syariat ini dengan Hikmah dan lemah lembut.

Tentu peristiwa ini adalah hal yang menakjubkan di Bumi Syam Suriah. Tak mereka bayangkan sebelumnya, karena bagaimana dulu rezim Ba’ats Syiah Nushairiyah melarang segala praktik syariat dengan benar dan memerangi Islam.

Kini di beberapa wilayah Bumi Syam Syariat Allah secara bertahap dilaksanakan dengan hikmah oleh para pembelanya dan dengan keikhlasan kaum Muslimin menerimanya.

Bahkan seorang pandai besi di Kota Salqeen bernama Wa’el ini pun mengungkapkan rasa nyaman dan amannya sekarang.

“Sekarang kita aman dan keadaan lebih baik, bahkan dibandingkan ketika rezim berkuasa,” ungkap Wa’el.

“Suriah sekarang telah berubah, dari Suriah-nya Asad menjadi Suriah yang berupaya menegakkan hukum-hukum Allah, dari berlakunya hukum batil dan zalimnya partai Ba’ats, Syiah Nushairi, menjadi hukum Islam yang tinggi lagi adil,” ujar Syeikh Dr Abdullah Al-Muhaysini, seorang ideolog dan da’i di kalangan mujahidin.

Tak cuma terbatas pada pelaksanaan cara berpakaian dan shalat berjamaah di masjid. Aspek lainnya seperti pemberantasan kriminalitas, hukum pidana, dan lainnya, juga tak lepas dari penanganan yang tengah diupayakan mujahidin yang saat ini semakin intens berjuang membebaskan wilayah-wilayah lainnya dari rezim.*/Shakirullah, laporan dari Suriah

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukum IslamjihadsuriahSyariat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LDK FUSI Universitas Islam Jakarta Adakan Seminar Muslimah Nasional
Tulisan selanjutnya Saksi: Gelombang Tsunami Seperti Ular Mematok Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?