Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Salah Pilih Pasangan Hidup? Oh No!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Februari 2015 13:02 1:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Februari 2015 13:02
Bagikan
Bagikan

PERNAH merasa salah memutuskan untuk menikah atau merasa salah menikahi seseorang?

Jangan merasa bahwa Anda adalah korban satu-satunya. Salah seorang kenalan yang sudah menikah dengan terus terang mengatakan bahwa yang menyenangkan dalam pernikahan itu cuma sedikit, nggak enaknya yang banyak.

Banyak hal yang menyebabkan seseorang merasa menyesal menikah dengan pasangannya. Rasanya dunia begitu menyedihkan dengan kehadirannya yang terlihat setiap hari. Akan tetapi, berapa banyakpun keluhan yang disampaikan, fokus subyek pencipta kesedihan itu tetaplah pada kata DIA.

Dia tak cukup saleh karena sulit sekali membuatnya bisa shalat di masjid . Dia tak pernah ber-muraja’ah bersama karena alasan sibuk. Dia sangat tidak peka (bahasa halus untuk kata malas) pada kerepotan pekerjaan rumah, dia tidak cantik saat berada di rumah, dia suka mengatur, baunya tak sedap…. Dia…dia…dia dan semua berfokus pada kata “dia”.

Jangan Marah

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Semua rasa kecewa, sedih, atau kesal sekalipun, biarkanlah mengemuka dalam batasnya. Akan tetapi, jangan sampai semua rasa itu bertemu dengan satu hal ini: marah. Kemarahan akan memicu dendam yang bahkan bisa berujung pada peristiwa seperti yang terjadi di Montana, Amerika Serikat awal September 2013.

Jordan Lee Graham yang baru saja menikah dengan Cody Johnson selama satu pekan, tega membunuh suaminya. Ia melakukannya dengan cara mendorong punggung Johnson hingga jatuh terjerembab ke dalam jurang dengan posisi wajah yang pertama menyentuh tanah. Peristiwa ini terjadi di area Loop Trail, Glacier National Park, Montana, AS. Graham mengaku melakukan semua itu karena menyesal menikah dengan Johson.

Tragis bukan? Padahal pernikahan itu baru saja berlangsung selama sepekan dan kerabat sang suami seringkali mendengar luapan kebahagiaan sang suami atas pernikahan yang mereka langsungkan.

Marah apapun bentuknya, hanya akan membuat kita melupakan hal-hal terbaik yang pernah hadir. Marah membuat pikiran logis kita terhapus dan fakta-fakta dalam sekejap hancur berantakan. Marah juga akan membuat kita melakukan hal buruk bahkan membunuh.

Cobalah untuk menciptakan kebahagiaan dalam kondisi apapun yang kita hadapi. Ingatlah bahwa kebahagiaan bukan bicara tentang situasi yang kita hadapi. Akan tetapi kebahagiaan selalu bicara tentang apa yang ada dalam diri kita. Tentang apa yang kita pikirkan, tentang apa yang kita rasakan. Dalam situas terburuk sekalipun kita bisa tetap berbahagia.

Berdoa dan Bersyukur

Tentu, ini tak mudah. Membuat hati berdamai dan cukup tabah menjalaninya pun bukan perkara mudah. Oleh karena itu, berdoalah selalu untuk membuat segalanya lebih baik. Karena, yang berkuasa untuk membuat segala sesuatu lebih baik dan yang berkenan membolak-balikan hati, hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala saja.

Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنجِي الْمُؤْمِنِينَ

“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.”  (QS: Al-Anbiyaa[22]: 88)

Berdoalah dan ingatlah hal-hal terbaik yang dimiliki oleh pasangan. Seperti apapun sempurnanya pasangan kita, pasti dia tak akan pernah menyempurnakan keinginan kita. Karena, yang mampu menyempurnakan keinginan hanyalah rasa syukur. Maka, bersyukurlah dengan adanya dia disisi dan jangan menyerah untuk menjemput karunia Allah Subanahu Wata’ala bersamanya.*/Kartika Ummu Arina, penulis buku Jadilah Suami Istri Bijak

Seperti apapun sempurnanya pasangan kita, pasti dia tak akan pernah menyempurnakan keinginan kita

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPPOM: Breadtalk Pernah Miliki Sertifikat Halal Tapi Tak Diperpanjang
Tulisan selanjutnya Mempertajam Otak Dapat Menangkal Demensia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?