Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mantan Penerjemah Deplu AS Akui Amerika Rekayasa Ba’asyir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Januari 2005 10:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dua saksi penting dalam penangkapan Ustadz Abubakar Ba’asyir, Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Ma’arif dan mantan penerjemah Deplu AS Frederick Burk mengatakan, penangkapan pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki itu adalah rekayasa Amerika Serikat (AS).

Setelah sidang ke-12 kasus Abubakar Ba’asyir yang digelar di gedung Auditorium Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta, Kamis (13/1), dua dari enam saksi yang dihadirkan Tim Pembela Abubakar Ba’asyir memberi kesaksian tentang adanya campur tangan AS tersebut.

Di hadapan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum, saksi pertama Syafii Ma’arif yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah mengungkapkan bahwa pada tanggal 28 Maret 2004 mantan Duta Besar AS untuk Indonesia, Ralph Boyce menemui dirinya di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Diungkapkan Ma’arif, bahwa tujuan Boyce datang ke kantor PP Muhammadiyah awalnya untuk menyerahkan foto dirinya dengan Presiden George W Bush saat bertemu di Bali bulan Oktober 2003 lalu.

Namun dalam pembicaraannya, ternyata Boyce juga meminta dirinya melakukan lobi kepada pejabat-pejabat hukum di Indonesia seperti Kepala Polri dan Ketua Mahkamah Agung (MA) agar tidak membebaskan Abubakar Ba’asyir dari tahanan hingga usai pemilihan umum April 2004. Alasannya, Ba’asyir merupakan orang yang berbahaya dan termasuk kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang selama ini melakukan berbagai aksi terorisme.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dengan tegas Saya katakan kepada Boyce bahwa Saya tidak mau melakukan itu. Saya juga katakan bahwa MA telah mengeluarkan keputusan untuk membebaskan Ba’asyir.”ujar Ma’arif.

Dalam persidangan tersebut, Ma’arif mengungkapkan bahwa secara pemikiran dirinya memiliki banyak perbedaan dengan Ba’asyir. Menurutnya, Ba’asyir memang radikal tetapi hal itu sebatas wacana saja. “Yang saya tahu, Ba’asyir tidak radikal dalam tindakan,” katanya.

Permintaan AS

Sementara itu saksi kedua yakni mantan penerjemah Deplu AS Frederick Burk mengakui bahwa utusan khusus Presiden George W Bush pernah meminta agar Ba’asyir ditangkap dan diserahkan ke AS.

Frederick Burk yang bersaksi dengan penguasaan bahasa Indonesia yang sangat baik dan lancar, mengaku sudah mendengar nama Ba’asyir sejak bulan September tahun 2002 silam. Burk menceritakan awal-awal kejadian dimana akhirnya ia diikut sertakan dalam pertemuan dengan Presiden Megawati.

“Ketika itu saya mendapat telepon dari Ibu Karen Berg, anggota National Security Council (Dewan keamanan AS). Dia menelepon saya agar bersedia ikut berkunjung ke Indonesia guna mengikuti sebuah rapat rahasia yang diadakan di rumah pribadi Presiden Megawati,”tutur Burk.

Karena sudah merupakan tugasnya sebagai penerjemah, Burk mengatakan dirinya langsung memenuhi ajakan tersebut. Dalam pertemuan di rumah Presiden Megawati tersebut, lanjut Burk, dihadiri oleh Ralph L Boyce (Dubes AS untuk Indonesia), Karen Berg (Dewan keamanan AS) dan seorang utusan Bush yang tidak ia ketahui namanya. “Sedangkan dari pihak Indonesia hanya Megawati seorang diri,” katanya.

Burk juga mengaku pertemuan ini bukan pertemuan pertamakalinya dengan Megawati. “Sebelumnya saya pernah bertemu Megawati pada 18 September 2001 saat Megawati berkunjung ke Washington bertemu Bush,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, kata Burk, utusan khusus Presiden Bush menjelaskan kepada Presiden Megawati tentang kesaksian Umar Al Farouq yang mengatakan bahwa kelompok JI yang dikepalai Abubakar Ba’asyir pernah melakukan percobaan pembunuhan terhadap Megawati sebanyak dua kali. “Selain itu disebutkan pula bahwa Ba’asyir merupakan dalang aksi pengeboman di Indonesia yang terjadi pada malam Natal,”papar Burk.

Atas alasan-alasan tersebut, lanjut Burk, utusan khusus Bush itu meminta Presiden Megawati untuk menyerahkan Ba’asyir kepada AS. Namun, Megawati menolak dengan alasan hal itu tidak mudah dilakukan. “Ba’asyir itu beda dengan Al Faoruq. Di Indonesia , Ba’asyir itu sangat terkenal dan banyak orang yang tahu tentang dia. Sehingga saya tidak bisa memenuhi permintaan anda,”ujar Burk menirukan jawaban Megawati.

“Ada oknum pejabat di pemerintahan Amerika yang ingin supaya kelihatan bahwa teror itu ganas sekali. Padahal, teror itu sebenarnya tidak begitu banyak, tapi dibesarkan, dibuat semacam momok untuk menakuti-nakuti seluruh umat di dunia ini, supaya mereka mendukung perang,” ujar Burk, Kamis di Jakarta.

Warga negara AS yang kini jadi peneliti itu mengaku cukup yakin bahwa ada intervensi pemerintahnya dalam kasus terorisme yang didakwakan pada Amir Majelis Mujahidin Indonesia, sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki ini.

Persidangan atas Abubakar Ba’asyir dimulai pada 28 November 2004, dan pada Kamis (13/1) memasuki persidangan yang ke-13. Ba’asyir dituduh sebagai Amir Jamaah Islamiyah (JI), ‘hantu’ yang selalu dimunculkan setiap ada aksi bom. Hingga kini, semua tuduhan terhadap Ketua Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu belum pernah terbukti. (ant/elsh/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesaksian Tahanan Muslim Abu Ghraib
Tulisan selanjutnya Mer-C Temukan Makanan Kadaluwarsa di Pengungsian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?