Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kesaksian Tahanan Muslim Abu Ghraib

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Januari 2005 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Januari 2005 11:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang saksi asal Suriah mengatakan, tokoh penyiksaan di penjara Abu Ghraib adalah bintara Charles Graner. Graner, menurut saksi, memaksa tahanan memakan daging babi dan menenggak alkohol walau sudah diketahui barang-barang itu sangat haram dalam Islam.

Seorang tahanan lain juga dipaksa tentara Amerika bermasturbasi di depan umum. Dan semua perlakuan dan penyiksaan itu dianggap pasukan Amerika layaknya sebuah pertunjukan.

Bintara Graner menolak semua tuduhan pengadilan itu. Dia akan menghadapi ancaman hukuman penjara selama 17 tahun. Graner adalah tentara pertama yang menghadapi pengadilan militer setelah foto penyiksaan di penjara Baghdad beredar luas ke seluruh dunia.

Graner membantah dirinya telah melakukan penyiksaan maupun berkonspirasi untuk melakukan penyiksaan. Pengadilan militernya sendiri dilakukan di sebuah markas militer Fort Hood, Texas.

Seorang saksi lain, Hussein Mutar. Dia dipaksa melakukan masturbasi dan ditumpuk di sebuah piramid lelaki yang sedang telanjang. Mutar, yang tampak gagap sepanjang kesaksiannya melalui lewat video, membandingkan mereka yang melakukan penyiksaan itu sama seperti tingkah rejim Saddam Hussein.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

”Apa yang terjadi telah mengubah pandangan kami mengenai Amerika. Bahkan Saddam Hussein tidak melakukan hal ini kepada kami,” tambahnya.

”Awalnya saya tak percaya hal itu terjadi, rasanya saya mau bunuh diri waktu itu.”

”Mereka menyiksa kami dan menganggapnya sebagi sebuah pertunjukan.”

Seorang anggota kelompok perlawanan dari Suriah, Amin al-Sheikh, lewat sebuah rekaman video mengaku masuk ke Iraq tahun 2003 untuk berperang melawan Amerika.

Ia terlibat dalam tembak menembak di penjara Abu Ghraib setelah diberi senjata oleh seorang penjaga penjara Iraq. Ketika terluka ia dibawa kembali ke sel tahannya, dimana Graner menginjak luka di kakinya dan memukulnya dengan tongkat besi.

Ia mengatakan polisi militer memaksanya memakan daging babi dan menenggak alkohol, serta menghina keyakinan agamanya.

Ia mengatakan seorang tahanan dari Yaman mengatakan bahwa Graner memaksanya makan makanan dari toilet.

Ditanya apakah sangtertuduh tampak menikmati menyiksa tahanan, Sheikh mengatakan: ”Ia tertawa, ia bersiul, ia juga bernyanyi.”

Pengacara bintara Graner, Guy Wormack, beralasan penyiksaan itu diperintahkan oleh atasannya dan menurutnya kesaksian Sheikh malah meringankan Graner.

”Jelas ia membenci Amerika. Wajah musuh yang sesungguhnya.” katanya lagi. Pembelaan Graner akan dimulai besok ketika ia akan menyampaikan kesaksiannya. (bbc)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim AS Ikut Galang Dana Tsunami
Tulisan selanjutnya Mantan Penerjemah Deplu AS Akui Amerika Rekayasa Ba’asyir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?