Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikhwanul Muslimin Ajak Warga Coblos Pemilu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2005 02:17
Bagikan
Bagikan

  

Senin, 22 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Salah satu kelompok politik utama Mesir,
Al Ikhwan al-Muslimun (Ikwan), mendesak para pendukungnya agar tidak
memboikot pemilihan presiden bulan depan.

Al Ikhwan al-Muslimun merupakan satu-satunya organisasi
oposisi yang memiliki basis dukungan publik yang luas dan kuat. Seruan boikot
mungkin dikhawatirkan akan mengurangi kredibilitas pemilihan presiden dengan
banyak calon untuk kali pertama di Mesir ini.

Pernyataan yang telah ditunggu-tunggu dari Al Ikhwan al-Muslimun ini pasti akan mengecewakan pihak-pihak yang menyerukan boikot.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, beberapa pihak yang memboikot pemilihan presiden
berkeberatan dengan  amandemen undang-undang dasar, yang menjadi dasar Mesir
menggelar pemilihan presiden multipartai.

Al Ikhwan al-Muslimun sebelumnya termasuk yang menyerukan
memboikot referendum tentang amandemen tersebut.

Seperti kelompok-kelompok oposisi lain, Al Ikhwan
al-Muslimun berpendapat, perubahan konstitusional itu direkayasa untuk
menghalangi pesaing menjadi penantang serius bagi Presiden berkuasa, Husni Mubarak.

Mubarak telah berkuasa selama 24 tahun dan masih memiliki
nafsu kekuasaan hingga mencalonkan diri untuk masa jabatan enam tahun lagi.

Menurut konstitusi yang telah baru saja diubah, Al Ikhwan
al-Muslimun tidak berhak mengajukan calon, meski kelompok itu memiliki dukungan
publik.

Bagaimanapun, konstitusi ini paling lucu sedunia, di mana
calon dari partai politik dibuatkan  undang-undang yang isinya tidak boleh
mencalonkan diri.

Pembatasan undang-undang yang membatasi kebebasan politik
bagi Al Ikhwan al-Muslimun memang bukan hal baru. Husni Mubarak dikenal takut
organisasi ini dan khawatir akan tumbuh menjadi besar.

Karenanya, di Mesir, Al Ikhwan al-Muslimun dianggap
sebagai partai terlarang dan pihak pemerintah berusaha untuk terus menekan.

Sejumlah anggota senior Ikhwan sebelumnya ditahan menjelang referendum
mengenai konstitusi awal tahun ini.

Meski demikian, organisasi ini tetap menyeruka para
pendukungnya agar ikut pemilihan. (bbc/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Noam Chomsky: “Berdasarkan UU AS, Bush Harus Dihukum Mati”
Tulisan selanjutnya Tentara AS Masih Akan Ditempatkan di Iraq Sampai 2009

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

Berita
26 September 2026 17:14
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?