Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abubakar Baasyir Menolak Pengeboman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2005 13:09
Bagikan
Bagikan

Senin, 3 Oktober 2005

Hidayatullah.com—Pernyataan Ustad Abubabar Baasyir ini disampaikan Senin, (3/10) tadi siang saat dikunjungi Ketua Departeman Penerangan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Fauzan Al-Anshary, saat menjenguknya di tahanan.

Kepada Fauzan, Abubakar Baasyir beralasan, jika peledakan di Bali itu dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Australia, maka sesungguhnya itu tidak boleh terjadi. Karena menurutnya, Indonesia bukan wilayah konflik.

“Republik Indonesia saat ini tidak sedang dalam keadaan konflik. Kecuali bila pihak Amerika atau Australia menyerang wilayah RI, “ begitu Baasyir beralasan.

Karenanya, jika para pelaku melakukan penyerangan pengeboman dengan dimaksudkan sebagai bentuk perlawanan terhadap Amerika, itu salah alamat. Karena itu, dirinya menolak keras cara-cara pengeboman seperti yang terjadi di Bali tanggal 1 Oktober 2005 kemarin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Manurut Ustad Abu, jika ingin melawan Amerika, yang lebih tepat adalah melakukan boikot atau pemutusan hubungan diplomatik. “Itu justru akan lebih didukung publik dibanding mengebom, “ujar Baasyir ditirukan Fauzan.

Lebih jauh, pria yang paling dibenci pemerintah Amerika dan Australia ini merasa dirinya akan dikait-kaitkan lagi dengan peledakan di Bali II itu oleh Amerika dan Australia sebagaimana yang terjadi sebelumnya.

Apalagi, PM Australia, John Howard sudah buru-buru menyebut pelaku anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang sering ditujukan kepadanya.

Dituduh lagi

Sebagaimana diketahui, Ustad Abu kini mendekam di Lembaga Pemasyarakat Cipinang, Jakarta Timur atas tuduhan terorisme.

Pria berumur 66 tahun ini ditangkap 19 Oktober 2002, tujuh hari setelah meledaknya bom Bali di Jalan Legian di Kuta, Bali, dan di kantor Konsulat Amerika di kawasan Renon.

Menariknya, meski dituduh terlibat bom Bali, Mabes Polri menyatakan Ba’asyir resmi sebagai tersangka karena dituduh melakukan upaya pembunuhan Presiden Megawati dan melakukan pelanggaran imigrasi. Tak ada bukti terlibat bom.
 
Ba’asyir bahkan ditangkap dengan paksa di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo, saat terbaring sakit.

Menariknya, tiap kali dirinya akan bebas karena masa tahanannya habis, tiap kali itu pula ada ledakan bom. Dan saat itu polisi menuduhnya lagi hingga ia harus menjalani hukuman kembali.

Jika tak ada aral melintang, bulan Juni 2006 depan, menurut rencana, masa tahanan terhadap dirinya akan segera berakhir. Mungkinkah ia akan dijerat lagi?

 “Rasanya sih akan dituduh lagi, “ujarnya ditirukan Fauzan Al-Anshary sebagaimana disampaikan kepada hidayatullah.com. (Cha)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MMI: “Pelaku Bom Bali II Anggota JI”
Tulisan selanjutnya Empat Kejanggalan Bom Bali II

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?