Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dawam Raharjo: “Islam Sebaiknya dilarang saja”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2005 02:01
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 14 Oktober 2005

Hidayatullah.com—Pernyataan Dawam itu disampaikan dalam kolokium International Center Islam and Pluralism (ICIP) bertema “Menyikapi Perkembangan dan Dinamika Masalah Keagamaan dan Sosial Politik Mutakhir Pasca Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)”, Selasa (11/10) siang, di Jakarta sebagaimana dikutip sebuah situs Kristen.

Pertemuan yang dilakukan untuk menyikapi dampak fatwa MUI itu menghadirkan Syafi’I Anwar (ICIP), KH. Hussain Muhammad dari Pondok Pesantren Da’arut Tauhid, Cirebon, Lili Munir dari Center for Pesantren and Democracy, Musdah Mulya (ICRP), Dawam Rahardjo, DR. Djohan Effendi, Pendeta Benny Susetyo, SJ (KWI), Hamid Basyaib (JIL), dan Wakil Amir Ahmadiyah Rahmadi.

Hussain Muhammad, tokoh yang kerap menjadi sandaran aktifis JIL, dalam forum itu menjelaskan bahwa kondisi Islam di Indonesia jauh dari yang diharapkan Al-Qur’an.

Pernyataan Hussain dibenarkan oleh Dawam Rahardjo. Menurutnya, antara apa yang tertulis dalam Al-Qur’an dengan apa yang menjadi kenyataan sangat jauh berbeda seperti bumi dan langit.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seharusnya Islam menjadi rahmat bagi bangsa ini, tetapi justru mendatangkan bencana. Kedamaian, rahmat dan kebaikan dalam Islam menjadi hanya mitos. Islam seharusnya menentang kezaliman, tetapi dengan penutupan rumah-rumah ibadah maka Islam justru mendatangkan kezaliman, ujar Dawam.

“Kalau Islam tidak bisa dikontrol oleh negara, sebaiknya Islam dilarang saja di Indonesia. Kondisi sekarang ini justru mengancam kerukunan semua umat beragama, bahkan agama telah mejadi sumber bencana. Penutupan terhadap gereja dan rumah ibadah adalah ancaman juga terhadap umat Islam karena semua akan hancur. Untuk itu, umat beragama harus bersatu untuk mencegah kehancuran bangsa ini,” tegas Dawam Rahardjo, dikutip http://www.christianpost.co.id), Kamis, (13/10).

Romo Benny Susetyo, SJ menegaskan bahwa negara telah gagal menjaga keamanan dan kerukunan umat beragama. “Penutupan rumah ibadah adalah premanisme kalau dibiarkan, balkanisasi hanya soal waktu. Kita hanya punya pilihan kembali ke Pancasila dan UUD’45 untuk selamatkan negara ini,” tegasnya.

Pasca keluarnya Fatwa MUI bulan Agustu lalu, Dawam termasuk orang yang paling lantang mengecam Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Dalam wawancara di Gatra,  edisi 6 Agustus 2005 Dawam pernah mengatakan, "Saya beranggapan, yang sesat itu ya, majelis ulama itu, " ujar pengurus Muhammadiyah ini. (http://www.christianpost.co.id/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang “Jilbab” Turki Menggugat ke Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Habibie Bertemu Ormas-ormas Islam, Bicarakan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Berita
24 Oktober 2026 12:58
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?