Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika dan Israel Alami Ketegangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2009 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebagaimana dikutip harian Israel Ha’aretz ,pemerintah Israel kecewa terhadap haluan politik Presiden AS.
Rasa tidak puas kalangan pemerintah Israel semakin besar terhadap sikap Presiden AS Barack Obama yang dianggap tidak sedia berkompromi. Obama menuntut penghentian segera pembangunan pemukiman di Tepi Barat Yordania, baik itu pos penjagaan ataupun blok-blok pemukiman. Presiden AS ingin agar Israel tidak membangun lagi di kawasan tersebut.
PM Israel Benjamin Netanyahu mengusulkan agar proyek bangunan baru di dalam pemukiman yang sudah ada dinyatakan sebagai legal karena “tumbuh secara alamiah”, ditolak oleh Obama.
Menteri Dalam Negeri Israel Eli Jishai menuturkan, tuntutan AS sama dengan “pengusiran“ pemukim. Semua kesepakatan yang dicapai dengan pendahulu Obama yakni George W. Bush, kini “tidak ada nilainya“. Begitu tulis Ha’aretz, mengutip seorang pejabat tinggi pemerintah Israel yang tidak bersedia disebut namanya.
Seorang pejabat lain pemerintahan Netanyahu mengatakan, Washington menempuh haluan yang memberi pengakuan bagi rakyat Palestina. Untuk Israel hal ini “tidak adil“, tambahnya.
Ketika berunding dengan utusan khusus AS George Mitchell di London minggu lalu, delegasi Israel mengupayakan sebuah kompromi terkait pembangunan pemukiman. Delegasi Israel itu termasuk wakil menteri dalam negeri Dan Meridor, berusaha untuk mendapatkan pengakuan yang serupa dengan hasil perundingan dengan mantan Presiden AS Bush dulu. Seperti pembangunan pemukiman di dalam blok-blok yang sudah ada tetap diizinkan. Namun kali ini tanpa sukses. Mitchell tidak bersedia untuk mengubah pendiriannya. Perwakilan Israel sempat tercengang ketika delegasi AS menyatakan kesepakatan yang dicapai bersama Bush dulu itu sekarang tidak  berlaku lagi.
Israel menganggap, sikap baru pemerintah AS itu tidak adil, juga karena AS tidak menuntut dari pihak Palestina untuk memusnahkan “infrastruktur teror“ sebagai pengganti pembekuan proyek pembangunan pemukiman.
Di Washington, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barack mencoba untuk mengubah pendirian pemerintah Obama. Hari Ahad ini (31/5) Ehud Barack mengunjungi AS. Namun Kamis depan Obama sudah dinantikan di Kairo. Presiden AS akan menyampaikan pidato berdamai dengan dunia Islam.  [dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Rasial Landa Australia
Tulisan selanjutnya New York Times: Operasi Militer Afghanistan Keliru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?