Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sejarahwan: Ego Pemimpin, Sebabkan Umat Tak Bersatu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2009 17:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Umat Islam merupakan penduduk mayoritas di negeri ini. Hampir 85 persen dari 220 juta jiwa penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Kemerdekaan Indonesia juga diakui banyak kalangan sebagai buah dari perjuangan dari umat Islam.

Akan tetapi, peran umat Islam dalam perjalanan bangsa Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan pemerintahan, belum menunjukkan hasil yang maksimal. Umat Islam lebih banyak menjadi penonton daripada pemain.

Dinamika umat Islam di Indonesia sangat beragam. Terkadang maju, sebaliknya juga pernah mundur, jelas Sejarahwan Dr Anhar Gonggong, saat menjadi pembicara seminar Peran Umat Islam dalam Perjalanan Bangsa, pada acara Konferensi Mahasiswa Muslim di Kampus UI, Depok, kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa muslim yang tergabung dalam organisasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Indonesia.

Menurut Dr Anhwar, dalam praktiknya umat Islam pernah melakukan pemberontakan terhadap negara di berbagai daerah. Akan tetapi, dia juga mengakui bahwa umat Islam pernah juga bersatu, khususnya di parlemen. Pada masa Mohammad Natsir, umat Islam bersatu dan mempunyai kekuatan di parlemen, ungkapnya. Umat Islam cukup mewarnai pada waktu itu.

Akan tetapi secara umum, lanjutnya, umat Islam tidak pernah bersatu dan mempunyai kekuatan yang kuat. Hal ini dia buktikan pada saat pelaksanaan pemilu tahun ini, umat Islam mempunyai pilihan politik yang beragam. Persoalannya bagaimana membuat umat Islam menyatukan kekuatannya dan membuat visi bersama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam pengamatan Dr Anhar, sampai sekarang kedua hal tersebut belum ada wujudnya. Sepanjang hal itu belum mewujud, persatuan di antara umat tidak akan tercapai.

Menurutnya, ada dua faktor utama kenapa umat Islam sulit bersatu. Perbedaan tafsiran terhadap ajaran Islam itu sendiri dan ego masing-masing di antara para pemimpin umat Islam, jelasnya.

Ketika ditanya apakah ada harapan umat Islam akan bersatu di masa yang akan mendatang, Dr Anhar menjawab bahwa ini sangat tergantung kepada para pemimpinnya. Maukah para pemimpin umat Islam lebih mementingkan kemajuan umat daripada mengikuti ego pribadi.

Sementara khusus kepada para mahasiswa muslim yang hadir, Dr Anhar berpesan untuk terus belajar dan berjuang. Belajar tanpa berjuang tidak ada gunanya. “Karena Ilmu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain,” terangnya.

Sementara itu dia menjelaskan, berjuang tanpa belajar juga tidak akan ada gunanya. “Perjuangan adalah alat untuk kepentingan bersama dalam mengubah masa depan ke arah yang lebih baik,” katanya mengharapkan. [pel/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Gadis Filipina Memeluk Islam
Tulisan selanjutnya Din Hadiri Pertemuan Tokoh Agama di Roma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Berita
22 Juli 2026 12:30
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?