Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hasyim: Indonesia Negara dengan Gereja Terbanyak Se-Asia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2010 15:00
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Ide sekelompok orang untuk melakukan penghapusan Surat Keputusan Bersama (SKB) mulai mendatangkan reaksi kalangan Muslim.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak setuju SKB tentang rumah ibadah  dicabut. Menurut MUI, SKB justru seharusnya ditingkatkan menjadi Undang-Undang, sehingga memiliki kekuatan hukum tetap agar siapa pun yang melanggar dikenakan sanksi.

“Saya tidak setuju kalau SKB itu dicabut, justru harus ditingkatkan menjadi Undang-Undang agar siapa pun yang melanggar dapat dikenakan sanksi. Jangan malah dicabut karena akan menimbulkan persoalan kalau dicabut,” tutur Amidhan. Pernyataan ini disampaikan Ketua MUI Amidhan  di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, semua pihak harus mematuhi SKB yang telah disepakati bersama  tokoh agama dan majelis agama.

“Dalam SKB itu memang ada yang keberatan, di mana untuk mendirikan rumah ibadah harus ada syarat 90 orang jemaah yang menandatangi persetujuan pendirian rumah ibadah di wilayah tersebut dan ini harus dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk,” papar dia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hal senada juga disampaikan mantan Ketua Umum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Menurut Hasyim,  bila SKB tersebut dicabut, justru akan mengundang ekses yang lebih luas dari sekedar peristiwa itu sendiri.

“Kalau itu terjadi, acuan nasional menjadi tidak ada, dan daerah akan membuat aturan sendiri-sendiri yang akan semakin menjadi ruwet,” kata Presiden World Conference Religion for Peace (WCRP) ini.

Hasyim mengakui, SKB Menteri kurang sempurna, namun isinya merupakan konsensus tokoh-tokoh agama juga. Solusi kesulitan administrasi pendirian gereja, manakala tidak mencukupi syarat SKB, Kepala Daerah dapat mengarahkan ke mana dan di mana tempat kebaktian itu seharusnya berada.

Di sisi lain, lanjut Hasyim, Direktorat Jenderal (Dirjen) Kristen Kementerian Agama diminta tidak terlalu gampang merekomendasikan terbentuknya sinode.

“Sehingga memperbanyak sekte-sekte dalam agama Kristen yang mengakibatkan setiap sekte meminta gereja sendiri-sendiri, ada juga gereja yang diisi hanya dua orang saja,” jelasnya.

Hasyim juga menerangkan, pihak Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) sudah sangat berat mengatur ratusan gereja yang ada di bawah naungannya.

Hasyim menambahkan, dari catatan yang ada, Indonesia merupakan negara yang memiliki gereja terbanyak di kawasan Asia. Namun selanjutnya, dari perkembangan peristiwa di Bekasi sangat dirasakan ada pihak tertentu yang hendak mengaduk-aduk, serta berselancar di atas peristiwa itu.

“Umat beragama harus waspada bahwa selalu ada faham atheisme (nonagama) yang mengaduk-aduk dan mengkonflikkan antarumat beragama agar agama disfungsi demi kepentingan ideologi atheisme. Dan, mereka pula yang mengobarkan Islamophobia dengan menyusup ke semua agama yang ada,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah mengatakan, ada usaha-usaha kelompok tertentu yang bermain di air keruh dalam kasus perkelahian di Bekasi.

Usaha-usaha itu di antaranya adalah menyeret kasus bentrokan jemaat HKBP dengan pemuda Muslim Bekasi untuk target lebih jauh, yakni mengusulkan penghapusan SKB Menteri. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat mewaspadai kelompok-kelompok seperti ini.

 “Yang mendesak pencabutan SKB ini adalah kelompok-kelompok yang tak menginginkan agama menjadi sesuatu yang sakral. Mereka ingin menjadikan agama ini sebatas budaya saja, “ ujar Mutawakkil kepada hidayatullah.com, Rabu (15/9) sore.

Saat didesak siapa kelompok itu, Mutawakkil mengatakan, mereka adalah kelompok liberal Islam dan liberal Kristen. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Disambut Laporan Pelecehan Seks Kalangan Rohaniawan
Tulisan selanjutnya Awas, Ada Madu Dicampur Antibiotik!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?