Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Pecandu Film Porno Lebih Emosional dan Rusak Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Ini peringatan bagi Anda, pria yang suka menonton atau mengakses adegan porno. Menurut penelitian, pria yang kecanduan menonton adegan film porno bisa memunculkan dampak negatif, khususnya kepada pasangan.
Menurut laporan yang dilansir dari Timesofindia, dampak negatif yang muncul, antara lain, sebagian pria bisa memonopoli hubungan seksual. Pria bisa menganggap pasangannya pasti siap memenuhi semua keinginannya bercinta, seperti yang sering dia tonton dalam film porno.
Pria yang sudah kecanduan menonton film erotis atau mengakses situs porno bisa menjadi kesal dan marah meledak-ledak ketika pasangan menolak untuk berperilaku layaknya bintang porno favoritnya.
Dampak negatif lainnya, pria yang ketagihan menonton film porno, dapat merasa sangat kecewa dengan kemampuannya seksual mereka sendiri.
Mereka cenderung membandingkan performa seksualnya dengan aktor film porno yang punya kemampuan bercintanya hebat.
Tipe pria ini bisa merasa sangat tidak percaya diri saat bercinta dengan pasangan. Mereka bisa merasa seperti pecundang seksual dan selalu khawatir bila tidak mampu memuaskan pasangan.
Sebagian pria menganggap wanita selalu siap bercinta. Dalam film porno wanita sering menjadi objek dan bisa bercinta kapan saja. Hal itu bisa membuat pria yang kecanduan pornografi beranggapan, wanita bisa siap kapan saja untuk diajak bercinta.
Padahal kenyataannya, wanita sangat dipengaruhi mood dan perasaan saat ingin bercinta.
Keluarga dan Depresi
Sebelum ini, studi di Australia oleh University of Sydney mengklaim, sekitar 70 persen pria dan 30 persen wanita gemar melihat kemesuman di dunia maya.
Tentunya aktivitas melihat konten porno online mempunyai beberapa dampak negatif. Apalagi kalau levelnya sudah mencapai taraf ketagihan. Bahkan menurut peneliti, saat ini ada orang yang tahan melihat porno dalam waktu berjam-jam.
“Melihat konten porno bakal jadi masalah besar jika orang jadi begitu asyik melihatnya selama 16 sampai 18 jam sehari tanpa melakukan hal lain, dengan dampak serius terhadap relasi, pekerjaan, studi dan keuangan,” ucap Dr Gomathi Sithartan, pemimpin studi itu.
Para periset ini menyimpulkan, melihat konten porno secara berlebihan bisa merusak hubungan keluarga, menimbulkan kecemasan dan memicu depresi. Namun para pecandu porno sulit sembuh karena persoalannya memang sensitif sehingga mereka mungkin malu dengan kondisinya.
Memang jumlah pecandu yang menghubungi pusat konselor untuk mencari bantuan terus meningkat. Namun kebanyakan dari mereka baru mau mengaku ketagihan porno setelah beberapa kali konseling.
Dan tidak hanya golongan tertentu saja yang berpotensi jadi pecandu porno. “Kecanduan melanda semua kalangan, dari dokter, pengacara bahkan juga pemuka agama,” ungkap Dr Sithartan. [afp/jpnn/sheppnews/ash/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 63% Korban di Iraq Adalah Penduduk Sipil
Tulisan selanjutnya Warga Gaza Kini Bisa Menetap di Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Berita
27 September 2026 16:44
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?