Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Lebih Beradab” Ala Roma tanpa Bikini!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Anti buka aurat biasanya hanya terjadi di Negara-negara berpenduduk Muslim. Tapi di Kota Castellammare di Stabia, Italia ada sebuah peraturan yang unik, yang bisa membuat para perempuan kesal. Pemerintah setempat melarang para perempuan kota itu untuk menggunakan pakaian bikini  alias seksi.
Setiap pelanggaran terhadap peraturan tersebut akan diberikan denda setimpal oleh kepolisian setempat. Pelarangan ini termasuk terhadap pakaian yang dianggap terlalu pendek, jeans yang terlalu pendek serta pakaian yang potongan lehernya terlalu rendah.
Peraturan ini tergolong unik, khusunya bagi Negara di Barat atau Eropa. Peraturan yang dikeluarkan oleh walikota Luigi Bobbio ini, tak urung mendapat tentangan dari kelompok perempuan Partai Demokratik yang menjadi oposisi di pemerintahan  yang dipimpin oleh Partai Pembebasan Rakyat.
Kelompok perempuan bahkan melakukan protes dengan mengadakan demonstrasi mengenakan rok mini. Kaum perempuan yang tak pua, yang jumlahnya sedikit, mengaku akan mengajukan protes terhadap UU tersebut dengan mengadakan demo yang diberi nama “Hari Rok Mini.”
“Rok mini tidak termasuk dalam pelarangan itu. Rok mini tidak dianggap sebagai pakaian minim, kecuali ukurannya yang sudah terlalu kecil dan menampakan pakaian dalam dari penggunanya,” ungkap Bobbio seperti dikutip AFP, Selasa (26/10).
Setelah pemungutan suara yang memenangkan penerapan aturan pelarangan tersebut, dia mengatakan larangan tersebut akan membuat Castellammare sebagai “kota yang beradab.”
Peraturan baru ini juga melarang pengucapan kata-kata kotor, berjemur di depan umum dan bermain sepak bola di tempat umum, suatu hobi yang sangat populer di kota ini.
Pemerintahan Perdana Menteri Silvio Berlusconi telah memberikan kekuasaan yang lebih besar kepada walikota Italia untuk menerapkan tindakan yang dianggap untuk meningkatkan ketertiban umum.
Sebagai kota terbesar di Italia, Roma mempunyai populasi sebesar 2.823.807 jiwa dengan hampir 4 juta di daerah metropolitan. Kota yang pernah menjadi pusat Kerajaan Romawi ini  dikenal sebagai pusat agama Katolik dan dijuluki ‘kota seribu gereja’. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama: “Beli Suara Pemilu Haram”
Tulisan selanjutnya Nasarudin Umar: Label Teroris Bunuh Karakter Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

Berita
31 Oktober 2026 17:26
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?