Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

RSF Kecam Kebijakan AS Tekan Wikileaks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Reporters Sans Frontieres (RSF) mengecam keras kebijakan Amerika Serikat (AS) yang menekan pengelola lama Wikileaks (http://www.wikileaks.org) yang secara terinci mempublikasikan sekira 400.000 informasi dari dokumen rahasia, termasuk kekejaman, militer AS berkaitan dengan perang Irak.

“Ini bukan momen untuk mengancam atau menyerang secara verbal. Informasi telah beredar, dan akan lebih banyak lagi. Dokumen di Wilileaks menegaskan apa itu AS, dan opini publik internasional telah menjadi bagiannya,” demikian keterangan Wartawan Tanpa Perbatasan (RSF), Selasa (26/10).

RSF menilai, politisi dan militer harus bertanggungjawab atas informasi yang beredar di Wikileaks, terutama menyangkut seberapa jauh mereka terlibat dalam aksinya di Irak. Apalagi, mereka pernah mengatasnamakan hak asasi manusia (HAM) dalam aksinya.

“AS dan pemerintah Irak selayaknya menghargai prinsip transparansi. Terima kasih banyak untuk Wikileaks, yang mengungkap informasi pelanggaran HAM serius, terutama menyangkut kekejaman,” catat RSF.

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang membela wartawan dan berkantor pusat di Paris, Prancis, tersebut mengimbau semua pihak menghargai kebebasan informasi dan kemerdekaan pers menyangkut Wikileaks.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wikileaks sampai dengan pukul 17.00 Jumat (22/10) melansir 391.832 laporan menyangkut perang Irak (The Iraq War Logs), yang dilakukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dipimpin AS. Dokumen itu periodenya mulai 1 Januari 2004 hingga 31 Desember 2009, kecuali bulan Mei 2004 dan Maret 2009.

Laporan itu, menurut Wikileaks, disampaikan tentara Angkatan Darat AS yang secara berkala memberikan laporan ke pemerintahnya. Dokumen itu termasuk aksi peperangan yang signifikan (Significant Action in the war – SIGACT).

Wikileaks memaparkan setidak-tidaknya ada 109.032 orang tewas di Irak, terdiri atas 66.081 masyarakat sipil 23.984 yang dianggap musuh, 15.196 pegawai negeri Irak, 3.771 orang yang dianggap teman bala tentara koalisi NATO dipimpin AS. Sebagian besar yang tewas, mencapai 66.000 atau lebih dari 60 persen yang tewas adalah kelompok sipil. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konferensi London Desak Israel Bergabung Perjanjian Non-Proliferasi
Tulisan selanjutnya TII: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Stagnan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Eurovision
Berita

Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Berita
6 Juni 2026 11:02
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?