Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR: Jangan Banyak Berharap pada Obama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menilai Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama sebagai orang baik yang sebenarnya mempunyai peluang dan kemampuan untuk memperbaiki sejarah buruk Amerika di masa lalu. Tapi sayangnya dia tidak punya banyak kawan di negerinya sendiri. Sehingga dia harus puas berhenti dalam wawacana.

Dalam kondisi seperti itu, bangsa Amerika pun akan kehilangan kesempatan untuk disukai masyarakat internasional.

“Kasihan Obama. Dia mendapat tantangan yang sangat serius,” kata Anggota DPR RI dari Komisi I Bidang Luar Negeri Muhammad Nadjib kepada hidayatullah.com, Sabtu (6/11). Karenanya, Indonesia diminta tak berharap banyak. Mengenai rencana kedatangan Obama ke Indonesia pekan depan bulan ini, menurut Nadjib, kunjungan tersebut masih bisa dioptimalkan untuk mengenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional dengan segala potensinya.

Khususnya dalam hal ini, lanjut Nadjib, adalah memaksimalkan potensi Indonesia terkait dengan pengembangan potensi ekonomi, investasi, dan Indonesia sebagai tujuan wisata.

Dikatakan Nadjib, hubungan bilateral dengan AS juga perlu ditingkatkan tapi dengan catatan hubungan harus dibangun dalam posisi yang setara dan saling menghormati.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menjelaskan, saat ini Amerika sedang menghadapi krisis ekonomi yang serius akibat perang di Irak dan Afghanistan. Karena itu Indonesia tidak bisa berharap terlalu banyak terhadap AS.

Presiden Obama, kata Nadjib, sebenarnya telah mencoba untuk mengubah politik luar negeri pendahulunya yang cenderung selalu menggunakan kekuatan militer sehingga citra AS dipentas global menjadi sangat buruk.

“Tapi upaya ini ternyata mendapat tantangan sangat serius dari kekuatan dari dalam negerinya sendiri dengan kemenangan Partai Republik dalam pemilu selang beberapa hari lalu,” jelas politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Selain itu menurut Nadjib, upaya AS untuk membangun diplomasi perdamaian Timur Tengah telah mandeg di langkah awal karena ketidakmampuannya menekan sikap bandel Israel. Ditambah lagi dengan adanya tekanan dari kelompok garis keras di dalam negeri yang memaksanya untuk menambah pasukan ke Afghanistan, serta memperluas perangnya ke negara Pakistan.

“Hal ini tentu berlawanan dengan visi politik Amerika sendiri,” tukasnya. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesona Islam di Puncak ‘Kukusan’
Tulisan selanjutnya Senjata PBB Boleh Masuk Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?