Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amerika Seolah Anggap Indonesia Negara Bagian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jika sebagian besar orang menyambut gembira kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Hussein Obama ke Indonesia, ada juga orang yang merasa bersedih dan kecewa dengan kehadiran orang nomor satu Paman Sam tersebut.

Adalah mantan Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Fauzan al Anshori, yang begitu kecewa melihat sambutan Obama di Indonesia.

Kekecewaan Fauzan dikarenakan melihat sikap Amerika yang keterlaluan memperlakukan Indonesia dalam kasus kehadiran Obama. Diantaranya sikap angkuh US Secret Service seolah mengatur Indonesia.

“Tamu yang baik seharusnya mengikuti aturan tuan rumah. Tapi tamu ini, mengatur-atur tuan rumah. Herannya, kita nurut saja, “ ujar Fauzan.

“Amerika seolah menganggap kita ini Negara bagiannya saja, “tambah Direktur Lembaga Kajian Syariat Islam (LKS) ini kepada hidayatullah.com, Kamis (11/10) pagi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Yang lebih mengecewakan banyak masyarakat Indonesia, termasuk para pejabat, analis dan media massa begitu gembira hanya karena Obama menyebut “Nasi Goreng”, “Kerupuk” dan “Emping”.

“Lha kok pada gembira hanya karena ia menyebut nasi goring, kerupuk dan emping. Mengapa kedatangannya tak membuat ada bargaining posisition (posisi tawar) kita sebagai bangsa besar?” ujarnya.

Sebagai umat Islam terbesar di dunia, menurut Fauzan, seharusnya pemerintah Indonesia bisa memiliki daya tawar lebih besar dan lebih baik di depan Obama. Tapi bangsa Indonesia bangga hanya karena Obama hapal beberapa kata, maka ini adalah “kecelakaan”, ujarnya.

“Kalau hari ini rakyat Iraq, rakyat Afghan dan rakyat Pakistan melihat kejadian ini, mereka pasti sedih dan menangis. Sebab, mereka merasakan betapa sengsaranya atas berbagai kebijakan keji Amerika,” tambahnya.

Lebih jauh, Fauzan melihat, kehadiran Obama ke Indonesia hanya sekedar menaikkan citra positif Amerika di mata Internasional, khususnya Negara-negara Muslim.

Tapi seandainya pemerintah Indonesia itu memiliki daya tawar yang baik di mata Amerika, kedatangan Obama itu seharusnya bisa dijadikan media yang baik bagi bangsa Indonesia.

“Buktinya, apa bisa pemeritah merobah berbagai kebijakan Amerika Serikat (AS) yang merugikan Islam?’ kata Fauzan. [cha/hidayatullah.com] foto: afp

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaindonesiaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Pengguna Kokain Terbesar di Eropa
Tulisan selanjutnya [Berita Foto] Siapa Peduli Ruhani Pengungsi?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?