Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Agama Minta Pemerintah Perhatikan TKI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah tidak serius memberikan perhatian kepada TKI. Juga kerap membiarkan kasus penganiayaan dan penyiksaan para TKI di luar negeri hingga berlarur larut. Ketika muncul kasus Sumiati yang baru terungkap dan disorot media, baru pemerintah tampak serius menangani.
Demikian kesimpulan pertemuan para tokoh tokoh agama dalam acara “Menyikapi Masalah Masalah Bangsa” di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl Menteng Jakarta Pusat, Kamis (25/11).
Ketua PP Mumhammadiyah Abdul Muthi, mengatakan, ada dua masalah krusial yang menjadi persoalan besar bangsa dalam menangani masalah TKI. Pertama, menurut dia, nampak jelasknya praktik praktik perbudakan modern yang sudah melembaga.
Yang kedua, menurut dia, penyelenggara negara adalah pelanggar UUD 45. Dalam UU 45 dijelaskan bahwa negara berhak da berkewajiban memberikan perlindungan kepada rakyat.
“Perbudakan adalah budaya jahiliyah dan biadab,” kata Muthi.
Muthi menambahkan, pemerintah Indonesia harus mengupayakn agar kasus diskriminasi terhadap TKI selesai. Khusus permasalan TKI di Arab Saudi baru baru ini, kata dia, pemerintah dituntut untuk tidak berhenti pada kesepahaman damai semata. Tapi harus melanjutkan kasus ini di tingkat bilateral dan PBB melalui lembaga ILO.
Sementara tokoh agama Hindu, Anto Jaya, mengatakan, pemerintah harus memberi layanan yang terbaik kepada TKI. Sebab itu Jaya mengusulkan agar pemerintah tegas kepada PJTKI yang terbukti punya track record buruk.
“Yang sudah punya banyak black list, dibekukan saja. Jangan dipakai lagi,” tegasnya.
Yanto juga mengingatkan kepada para penyelenggara jasa TKI dan pemerintah untuk memperhatikan kualifikasi dan kompetensi sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri.
“Minimal kalai mau ke Timur Tengah bisa Bahasa Arab,” tandasnya. [ain/www.hidayaullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PGI Ikut Prihatin Penderitaan TKI
Tulisan selanjutnya Banyak Warga Yahudi Gunakan Agama untuk Hindari Wajib Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?