Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salah Suap Taliban Bukti Kebodohan AS dan Sekutunya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com –Agen mata-mata luar negeri Inggris, M-16, ternyata tidak sepandai yang dibayangkan. Mereka memberi uang suap kepada seorang penjaga toko, yang disangkanya pemimpin Taliban.

Para agen M16 dilaporkan telah memberi uang ratusan ribu dolar kepada seorang pria yang mereka yakini sebagai salah satu pejuang Taliban paling top, Mullar Akhtar Muhammad Mansur. Demikian Times dan Washington Post Jumat (26/11) mengutip pernyataan pejabat Afghanistan.

Kini diketahui bahwa pria yang mereka suap tersebut hanyalah seorang pejuang kecil atau pemilik toko di kota Quetta, Pakistan.

Dalam sebuah wawancara dengan WP, kepala staf Presiden Hamid Karzai, Muhammad Umar Daudzai, mengatakan bahwa Inggris membawa orang yang dikira Mullah Mansur itu menemui Karzai pada bulan Juli atau Agustus.

Namun seorang Afghanistan yang ikut dalam pertemuan tersebut tahu bahwa pria itu bukanlah Mullah Mansur yang sebenarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini menunjukkan bahwa proses ini harus dipimpin oleh Afghanistan dan dilakukan sepenuhnya oleh orang Afghanistan,” kata Daudzai.

Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat dan negara-negara yang punya andil dalam perang di Afghanistan berupaya menundukkan Taliban tanpa senjata, dengan cara memberikan uang dan menawarkan berbagai fasilitas. Baca berita sebelumnya Rencana Membeli Taliban Akan Direalisasikan?

“Pelajaran terakhir yang kami dapat dari kejadian ini: (negara-negara) partner internasional seharusnya tidak terburu senang dengan hal-hal tersebut … Orang Afghanistan (lebih tahu) tentang masalah ini, bagaimana menanganinya,” tambah Daudzai.

Menurut Times, M16 menerbangkan pria penjaga toko itu ke Kabul beberapa kali karena disangka Mullah Mansur, seorang mantar menteri Taliban dan orang nomor dua setelah Mullah Omar dalam hal kepemimpinan.

“Intelijen Inggris naif, dan pihak kami berangan-angan,” kata seorang pejabat Afghanistan kepada Times, seakan menyesali ‘kebodohan’ mereka.

Para pejabat Afghanistan mengatakan kepada Times bahwa Karzai bertemu dengan Mullar Mansur palsu dalam sebuah pertemuan di istananya di Kabul. Namun kabar tentang adanya pertemuan itu disangkal Karzai pada hari Selasa lalu.

Diyakini bahwa Amerika membantu Inggris mengecek informasi tentang pria itu lewat jalur intelijen, lapor Times.

Kepada media tersebut mantan perwakilan AS untuk kota Kandahar, Bill Haris, mengatakan bahwa kesalahan yang memalukan itu bukan salah Inggris saja. “Kejadian bodoh seperti ini hasil kerja tim,” katanya.

Keraguan mulai muncul bulan lalu ketika seorang pejabat Afghanistan yang pernah bertemu Mullah Mansur mengatakan bahwa pria yang hadir dalam pertemuan dengan pemimpin pemerintah Afghanistan dan pasukan asing bukanlah orang yang sama. Demikian lapor New York Times. Orang yang berpura-pura menjadi Mullah Mansur itu pun kemudian menghilang.

Sebuah sumber menagatakan kepada Times bahwa seharusnya pihak Afghanistan sendiri yang menunjuk wakil Taliban untuk berunding. “Kadang NATO tidak bisa membedakan pemimpin Taliban yang berjenggot dan berturban satu dengan yang lain.”

Ternyata intelijen AS dan Inggris serta pasukan NATO yang dilengkapi persenjataan canggih itu tetap saja tidak pandai mengenali siapa yang mereka hadapi di Afghanistan, meskipun sudah bertahun-tahun bercokol di sana.[di/agc/wb/ hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisold migrateTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demi Sekularisme Prancis Pecat Guru Berjilbab
Tulisan selanjutnya BKKBN: 51 Persen Remaja Jabodetabek Lakukan Seks Pranikah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Berita
25 Oktober 2026 14:12
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Terbaru

  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?