Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Presiden Iran Sambangi Peserta “Asia to Gaza Solidarity Caravan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2010 13:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyempatkan diri untuk mendatangi aktivis peserta konvoi “Asia to Gaza Solidarity Caravan” ketika acara penyambutan peserta konvoi sedang berlangsung di Aula Fakultas Teknik Universitas Tehran, Senin (13/12) pukul 13.00 waktu setempat.

Kedatangan Presiden Iran ini membuat para aktivis terharu, sebagiannya bahkan secara emosional berupaya menerobos kawalan pasukan pengamanan presiden untuk bersalaman dan memeluk Ahmadinejad.

Rasa haru juga dirasakan oleh 13 aktivis asal Indonesia yang berasal dari MER-C Indonesia, VOP (Voice of Palestine), AWG (Aqsa Working Group), Hilal Ahmar Society Indonesia dan PB HMI yang mengikuti konvoi solidaritas dan kemanusiaan pertama bangsa-bangsa Asia untuk Gaza. Mereka tidak menyangka bisa bertemu dengan orang nomor satu di Iran ini karena memang tidak tercantum dalam agenda acara.

Dalam sambutannya, Ahmadinejad menyatakan bahwa Palestina kini adalah cermin yang menunjukkan kepada dunia akan ketidakadilan dan penjajahan dalam skala yang tidak terbayangkan oleh dunia modern. Palestina adalah titik awal dari ambisi imperialisme untuk menguasai Timur Tengah dan pada akhirnya menghegemoni dunia secara keseluruhan.

Menurut Ahmadinejad, semua ini dilakukan oleh kekuatan-kekuatan yang sesungguhnya tidak percaya pada Tuhan, kemanusiaan, keadilan, dan prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia.

“Slogan-slogan mereka tentang kebebasan, hak asasi manusia, dan demokrasi menjadi omong kosong ketika dihadapkan kepada mereka persoalan Palestina,” lanjutnya.

Keberadaan rezim Zionis adalah penghinaan bagi kemanusiaan dan umat manusia di seluruh dunia. Sebab itu, membebaskan Palestina adalah tugas setiap manusia, terlepas dari latar belakang agama, ideologi, dan kebangsaan, tegas Ahmadinejad.

“Konvoi ini adalah barisan bangsa-bangsa pecinta keadilan yang ingin kembali menegakkan martabat kemanusiaan dan kehormatan umat manusia,” lanjutnya yang disambut pekikan semangat oleh semua peserta konvoi, mahasiswa dan masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Dari Tehran, konvoi “Asia to Gaza Solidarity Caravan” akan bergerak menuju Tabriz dan melintasi perbatasan Iran-Turki pada hari Kamis ini.

Konvoi dijadwalkan akan mengunjungi beberapa kota di Turki. Dari Turki, konvoi akan melanjutkan perjalanan darat menuju Libanon dan Suriah. Dari Suriah, tepatnya Latakia, peserta konvoi akan menyewa kapal untuk berlayar menuju Al Arish dan memasuki Gaza melalui perbatasan Raffah di Mesir. Konvoi diharapkan bisa masuk ke Gaza pada tanggal 27 Desember 2010 bertepatan dengan peringatan 2 tahun penyerangan Israel terhadap Jalur Gaza yang menewaskan ribuan rakyat Gaza.


Terganjal Visa Mesir

Di tengah cuaca dingin yang menusuk, aktifis dan relawan yang berasal dari daerah tropis termasuk delegasi Indonesia tetap semangat mengikuti seluruh kegiatan “Asia to Gaza Solidarity Caravan”.

Kondisi kesehatan semua anggota delegasi Indonesia juga baik walaupun suhu udara di kota-kota yang dilewati selama di Iran mencapai 4 derajat Celsius di siang hari dan 2 derajat Celcius di malam hari.

Yang masih menjadi kendala khususnya bagi delegasi Indonesia saat ini adalah belum didapatnya visa untuk memasuki wilayah Mesir. Sementara delegasi dari negara lain seperti India, Malaysia dan Jepang sudah mengantongi visa Mesir.

Berbagai upaya dan koordinasi dengan KBRI dan pihak-pihak terkait masih terus dilakukan dengan harapan visa Mesir bisa segera didapat dan delegasi dari Indonesia bisa masuk ke Gaza bersama dengan peserta konvoi dari negara lainnya.

Sementara itu, dua relawan MER-C yang saat ini masih bertugas di Gaza, yaitu Abdillah Onim dan Ir. Nur Ikhwan Abadi sudah menunggu kedatangan peserta konvoi “Asia to Gaza Solidarity Caravan”.

“Kami berharap delegasi Indonesia bisa memperoleh visa Mesir seperti peserta konvoi dari negara lainnya dan kami siap menyambut kedatangan mereka,” ujar Abdillah Onim .  [mer/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Segerakan Tobat, Agar Lebih Terhormat!
Tulisan selanjutnya MUI Sumut Desak Aparat Sikat Judi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos

Berita
7 Agustus 2026 08:54
Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
Dapat Kartu Pink Pengungsi Myanmar Mulai Diperbolehkan Bekerja di Thailand
Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
Presiden Iran Kesulitan Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei

Terbaru

  • Gandeng ICMI dan BRIN, Pemprov Maluku Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Riset
  • Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
  • Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis
  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum
  • Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?