Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Oposisi Suriah ‘Lebih Texas Ketimbang Al-Ikhwan’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Maret 2013 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2013 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri oposisi Suriah yang baru terpilih Ghassan Hitto disebut oleh duta besar Amerika Serikat untuk Suriah yang baru, Robert Ford, “lebih seperti orang Texas ketimbang orang Al-Ikhwan al-Muslimun.” Hal itu dikatakan Ford dihadapan para anggota parlemen AS hari Rabu (20/3/2013), lansir AFP.

Berusaha menghapus kekhawatiran parlemen AS saat dengar pendapat dengan Komite Urusan Luar Negeri, Ford menegaskan bahwa Hitto, yang menang tipis dalam pemilihan perdana menteri oposisi Suriah pekan ini, “bukan seorang ekstrimis agama – jauh dari itu.”

“Saya bertemu dengannya dua kali … jujur, dia mengejutkan saya sebab lebih kelihatan sebagai orang Texas daripada Al-Ikhwan al-Muslimun,” kata Ford tentang Hitto, seorang eksekutif bidang teknologi informasi yang sudah tinggal di negara bagian Texas, sebelah baratdaya wilayah AS, selama puluhan tahun.

“Saya tidak tahu afiliasi politiknya. Tetapi saya tahu bahwa dia juga memiliki pandangan toleran dari masyarakat Suriah,” kata Ford menekankan.

“Dia, sebagai pengorbanan pribadinya, telah pergi untuk membantu mengatasi krisis kemanusiaan di Suriah. Dia [padahal] tidak mesti melakukan hal itu,” puji Ford.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hitto diperkirakan akan membentuk kabinet teknokrat yang memerintah di wilayah Suriah yang telah dikuasai tentara oposisi.

Pemilihan Hitto sebagai perdana menteri oposisi Suriah tidak berjalan mulus, karena ditentang sejumlah faksi dalam oposisi yang tergabung di Dewan Nasional Suriah (SNC). Hari Rabu (20/3/2013), sedikitnya 12 anggota SNC menyatakan menghentikan sementara keanggotaannya dalam koalisi oposisi, yang mendapatkan pengakuan negara-negara Barat dan Liga Arab itu, sebagai protes atas pengangkatan Hitto dengan cara pemungutan suara terbanyak.

“Koalisi adalah lembaga non-pemilihan, dan oleh karenanya tidak punya hak untuk memilih perdana menteri lewat pemungutan suara mayoritas. Seharusnya dilakukan lewat konsensus,” kata Kamal Labwani, anggota SNC yang menyimpang dari keputusan oposisi kepada AFP di Istanbul, Turki.

Hitto terpilih menjadi perdana menteri dalam pemungutan suara yang digelar hari Selasa (19/3/2103). Sejumlah anggota yang menentang pemilihan itu memilih melangkah keluar dari pertemuan. Baca berita sebelumnya: Warga Amerika Jadi Perdana Menteri Oposisi Suriah.

Amerika Serikat di belakang layar bekerja keras untuk membentuk oposisi Suriah sebagai lembaga representatif yang bisa menggantikan rezim Bashar al-Assad setelah ditumbangkan.

Di hadapan parlemen AS, Ford menekankan bahwa penunjukan Hitto sebagai perdana menteri adalah sebagai tahap sementara sebelum sebuah pemerintahan transisi Suriah dibentuk.

“Kami memandang ini sebagai langkah sementara guna membantu menyediakan hal-hal yang diperlukan, untuk membantu penyediaan bantuan kemanusiaan di daerah-daerah Suriah yang sudah dibebaskan dari kontrol rezim, dan begitulah dia (Hitto-red) mendefinisikan perannya,” jelas Ford.

Perlu diketahui bahwa Amerika Serikat dan negara-negara Barat sekutunya, selalu menyebut semua bentuk dukungan yang diberikannya kepada oposisi Suriah -baik politis maupun materi- sebagai “bantuan kemanusiaan”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ismail Haniyah: Obama Tak Mengubah Apa Pun
Tulisan selanjutnya “Kami Berduka atas Syeikh Al Buty juga Korban dari Rakyat Suriah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?