Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM: Pencabutan SKB Tidak Proporsional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2011 17:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) DR Saharuddin Daming, SH, MH, menyesalkan insiden antara Jemaat Ahmadiyah dan warga di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten beberapa waktu lalu, hingga jatuh korban.

Namun, Sahar meminta agar semua pihak menahan diri untuk tidak mengeksploitasi dan memplintir insiden dengan agenda dan kepentingan masing-masing.

“Mari percayakan kepada Polri untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ditemukan kronologis peristiwa berdasarkan fakta yang sesungguhnya,” kata Sahar kepada Hidayatullah.com di Jakarta, Senin (7/2).

Sahar menilai, perkara ini tidak murni konflik agama, tetapi lebih dipicu oleh arogansi rombongan Ahmadiyah yang memprovokasi warga.

Ia pun sependapat dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama, perlu ada evaluasi terhadap SKB tertanggal 14 Januari 2008 tentang larangan Ahmadiyah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Materi evaluasi tentu mencakup tingkat ketaatan Ahmadiyah terhadap SKB tersebut,” tegasnya.

Maraknya penyerangan warga terhadap Jamaah Ahmadiyah belakangan ini, dalam penilaian Sahar, sebagian besar disebabkan karena Jemaah Ahmadiyah sendiri yang sering melanggar SKB tersebut akibat provokasi dari berbagai pihak yang mengatasnamakan kebebasan beragama.

Karena itu, lanjut Sahar, tuntutan mundur Menteri Agama dan pencabutan SKB tersebut yang dianggap sebagai biang kerok masalah bentrok Ahmadiyah, tidaklah proporsional dan tendensius.

“Anda bisa bayangkan kalau SKB itu tidak ada, maka warga akan semakin leluasa melakukan penyerangan. Nanti yang disalahkan Menteri Agama lagi,” imbuh Sahar.

Sahar menjelaskan, harus dipahami bahwa kebebasan beragama dan berkeyakinan memang merupakan bagian pokok dari HAM yang dijamin oleh konstitusi. Namun kebebasan beragama dan berkeyakinan sebagaimana kebebasan lainnya dibatasi dengan 4 hal, yaitu ketertiban umum, kesusilaan, agama, dan hukum.

Dalam ajaran agama manapun, jelas Sahar, tidak dapat mentolelir suatu ajaran agama yang dalam pelaksanaannya, merusak dan menodai kesucian agama orang lain.

“Ini jelas tidak termasuk pengertian dari kebebasan beragama dan berkeyakinan dalam HAM maupun konstitusi,” ungkapnya.

Sementara gagasan untuk melepaskan Ahmadiyah dari agama Islam sebagai solusi untuk mengakhiri konflik, menurut Sahar, tidaklah realistis dan itu tidak serta merta.

Karena bagaimanapun, tandas Sahar, Jamaah Ahmadiyah akan tetap menjalankan tatacara peribadatan persis sama dengan umat Islam, dan itu akan kembali dianggap sebagai penodaan agama Islam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FUI: Umat Islam Jangan Dikorbankan Terus
Tulisan selanjutnya Murhali Barda Dituntut 6 Bulan Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?