Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Innalillah, Kristolog Senior Abdullah Wasi’an Berpulang

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2011 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Islam kehilangan tokoh Kristologi. H Abdullah Wasi’an (94), seorang kristolog senior meninggal dunia pada hari Rabu (16/2) di rumahnya, Jalan Perumahan Rewwin, Wedoro, Sidoarjo.

Sebelum ini, Abdullah Wasi’an telah dilarikan ke Rumah Sakit Haji Surabaya akibat kondisi fisiknya yang terus melemah.

“Beliau dirawat di rumah sakit selama 12 hari karena sakit tua dan ada penyumbatan jaringan saraf, “ ujar M Sodiq, salah satu murid Abdullah Wasi’an kepada hidayatullah.com, Rabu siang. Namun lima hari setelah di rumah beliau dipanggil Allah, “ tambah Sodiq. Menurut Sodiq, almarhum berencana dimakamkan di Surabaya hari ini usai shalat isya’.

Tetap produktif

Sebelum dipanggil Allah SWT, Abdullah Wasi’an dikenal sangat produktif menulis dan berkarya. Menurut M Mashud (40) seorang kristolog muda asal Surabaya, meski usianya 94 tahun, almarhum masih produktif menulis buku-buku tentang kristologi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di antara buku-bukunya yang sangat populer di masyarakat adalah; “100 Jawaban untuk Missionaris”, “Jawaban untuk Pendeta”, “Nabi Muhammad dalam Al Kitab”, “Pendeta Menghujat, Kiai Menjawab”.

Menurut Mashud, selama ini almarhum terus menulis, meski dengan bantuan alat pembesar dan mesin ketik butut. 

“Beliau memiliki keterbatasan mata. Meski dengan keterbatasan alat, beliau tetap menulis dibantu kaca pembesar dan mesin ketik kuno, “ ujarnya pada hidayatullah.com.

Selain itu, kata Mashud, Wasi’an adalah tokoh Islam yang bersahaja. “Beliau adalah orang yang tulis dan bersahaja. Dia adalah sosok yang tanpah pamrih, “ tambahnya.

Sementara itu, Bahrul Ulum, wartawan Majalah Suara Hidayatullah yang pernah mennulis biografi Abdullah Wasi’an berjudul “Benteng Islam Indonesia” mengatakan, sosok almarhum dikenal sebagai orang yang sangat kuat dalam ingatan.

“Pengalaman saya menulis buku tentangnya, beliau adalah orang yang sangat tajam dalam ingatan. Diusianya seperti itu, beliau masih hapal di luar kepala ayat-ayat bible, termasuk sejarah perkembanganya, “ ujar Bahrul.

“Kita benar-benar telah kehilangan orang sekelas beliau, “ tambah Bahrul.

Karenanya, Mashud berharap muncul pengganti sekelas Wasi’an. “Saya berharap ada murid-murid beliau yang mampu menggangganti dan mengembangkan ilmunya. *

foto: kondisi almarhum terakhir saat dirawat/jurnal islam

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateSurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hosni Mubarak di Israel?
Tulisan selanjutnya Obama Ingin Melihat Lebih Banyak Unjuk Rasa di Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Feature
30 Juni 2026 17:12
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?