Hidayatullah.com – Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) menyambut baik Pakta Pertahanan Bersama Mekkah yang ditandatangani Turki, Arab Saudi dan Pakistan.
Badan yang dikenal juga sebagai Dewan Tinggi Rabithah Ulama Al-Muslimin itu menyebutnya sebagai langkah penting menuju persatuan dan kemandirian dunia Islam.
Al-Quran mengajarkan persatuan
Dalam pernyataan tertulis, organisasi tersebut mengutip sejumlah ayat al-Quran yang memerintahkan persatuan dan solidaritas.
“Allah SWT berfirman: ‘Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai (Ali Imron 103)’. Dan Dia, Yang Maha Tinggi berfirman: ‘Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara,” bunyi IUMS membuka pernyatannya.
Organisasi ulama itu menyebut kesepakatan tersebut akan memperkuat kekuatan umat Islam dalam menghadapi “ancaman bersama.”
IUMS juga mengungkapkan harapan agar kesepakatan ini tidak hanya terbatas pada kerja sama militer dan keamanan, tetapi berkembang menjadi kerja sama kelembagaan yang mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, sains, dan pembangunan.
Tiga Negara yang saling melengkapi
Organisasi yang sebelumnya dipimpin oleh almarhum Yusuf al-Qaradawi itu menyoroti bobot strategis dari bersatunya Turki, Arab Saudi, dan Pakistan.
“Arab Saudi dengan bobot religius, historis, politik, dan ekonominya; Turki dengan kekuatan politik, militer, industri, dan ekonominya; serta Pakistan dengan kemampuan militer dan posisi strategisnya, merupakan kekuatan penting yang saling melengkapi di dunia Islam. Tindakan bersama ketiga negara ini akan membentuk inti yang kokoh untuk memperkuat persatuan dan kerja sama umat,” imbuh IUMS.*




