Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Kurang Tidur? Matikan Ponsel dan TV!

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Maret 2011 16:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketergantungan kepada televisi, telepon selular, dan komputer jinjing dibayar mahal oleh warga Amerika yang membuat mereka kurang tidur.

Kegemaran menonton televisi setiap malam sebelum tidur, bermain permainan video hingga tengah malam, atau memeriksa surat elektronik atau pesan singkat (SMS) sebelum mematikan lampu dapat mengganggu tidur.

“Sayangnya, telepon selular dan komputer yang membuat hidup kita lebih produktif dan menyenangkan dapat mengganggu hingga pada titik yang membuat kita kurang tidur dan membuat jutaan warga Amerika tidak segar keesokan harinya,” kata Wakil Ketua Yayasan Tidur Nasional (NSF) yang berbasis di Washington, Russel Rosenberg dalam satu pernyataan.

Hampir 95 persen orang yang ditanyai NSF mengatakan, mereka menggunakan beberapa alat elektronik sejam sebelum tidur dan dua pertiganya mengakui mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup dalam satu minggu.

Charles Cziesler dari Harvard Medical School and Brigham and Women`s Hospital di Boston mengatakan paparan dari cahaya buatan sebelum tidur dapat meningkatkan kewaspadaan dan menahan terlepasnya hormon melatonin untuk mendorong tidur.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

“Teknologi telah menginvasi kamar tidur,” kata Czeisler dalam satu wawancara. “Invasi oleh teknologi yang membuat manusia terjaga itu dapat berdampak pada tingginya jumlah responden yang mengatakan mereka mengalami kurang tidur secara rutin dari yang jumlah waktu tidur yang mereka butuhkan.”

Generasi baby boomers atau orang yang berusia 46-67 tahun adalah kelompok usia terbesar yang menonton televisi setiap malam sebelum tidur, sementara lebih dari sepertiga kelompok 13-18 tahun dan 8 persen dari generasi muda berusia 19-29 tahun bermain video games sebelum tidur.

Enampuluh satu persen juga mengaku mereka menggunakan komputer atau komputer jinjing setidaknya beberapa malam setiap pekannya.

Kecenderungan untuk tetap berhubungan dengan teknologi, berarti ada lebih banyak orang yang harus mengatasi masalah karena suara telepon selular, SMS atau surat elektoronik pada malam hari.

“Satu dari sepuluh anak mengatakan mereka terbangun oleh SMS setelah tidur, orang-orang tidak mematikan blacberry mereka,” kata Czeisler dan menambahkan bahwa hal ini menjadi beban untuk aktivitas tidur.

Generasi Z, berusia 13-18 tahun, adalah kelompok yang paling kurang tidur dengan 22 persen. Mereka “mengantuk” dibanding sembilan persen dari generasi baby boomers.

Ahli tidur merekomendasikan para remaja untuk tidur 9 jam 15 menit pada malam hari, namun para remaja yang diwawancarai mengaku hanya tidur rata-rata selama 7 jam dan 26 menit.

“Saya paling mengkhawatirkan kondisi kurang tidur kelompok usia 13-18 tahun,” kata Czeisler. “Anak-anak saat ini kurang tidur 1,5-2 jam setiap malam dibanding mereka di usia yang sama seabad yang lalu. Artinya mereka kehilangan 50 jam waktu tidur per bulan,” ujarnya.

Kurang tidur bagi warga Amerika berdampak negatif pada pekerjaan, suasana hati, keluarga, kebiasaan menyetir, kondisi seksual dan kesehatan, demikian NSF.

Semua kelompok usia mengkonsumsi minuman berkafein –sekitar 354 mililiter per orang– per hari dan melakukan tidur siang, kadang lebih dari satu kali dalam satu hari.

“Orang tua harus menyingkirkan teknologi semacam ini dari kamar tidur anak-anak bila mereka ingin anak-anaknya baik (di sekolah),” kata Czeisler.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Berunjuk Rasa Dukung Mahasiswa Muslim California
Tulisan selanjutnya Pasukan Inggris yang Mencurigakan Tinggalkan Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?