Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Inggris yang Mencurigakan Tinggalkan Libya

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 7 Maret 2011 18:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah rombongan diplomatik Inggris, yang dikabarkan di dalamnya terdapat anggota pasukan khusus, meninggalkan Libya pada hari Ahad (6/3), setelah ditangkap pasukan pemberontak di sebelah timur kota Benghazi.

Pihak Inggris mengatakan, delegasinya meninggalkan Libya setelah “mengalami kesulitan”. Inggris tidak menyebut-nyebut tentang anggota pasukan khusus yang ikut dalam rombongan tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan bahwa masalah yang dihadapi tim delegasinya sudah “diselesaikan dengan memuaskan” dan Inggris akan mengirim delegasi lain untuk bertemu dengan para pemimpin kelompok pemberontak dalam waktu dekat.

Seorang jurubicara pemberontak di Benghazi membenarkan bahwa rombongan itu, termasuk pasukan khususnya, telah meninggalkan Libya.

Sebelumnya Sunday Times melaporkan, kedelapan tentara yang bersenjata tapi tidak berseragam tersebut merupakan anggota pasukan Special Air Service (SAS), yang resimennya terlibat dalam invasi ke Iraq dan Afghanistan serta memiliki tempat khusus dalam kisah-kisah militer Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang aktivis HAM Libya yang memiliki kaitan dengan kelompok pemberontak, kepada Reuters mengatakan bahwa tim asal Inggris itu ditangkap karena menimbulkan kecurigaan.

“Mereka (pasukan pemberontak) memang menangkap beberapa anggota pasukan khusus Inggris. Mereka tidak bisa memastikan apakah mereka teman atau lawan,” kata sebuah sumber di Benghazi

“Kami tidak tahu mengapa mereka (pemerintah Inggris) tidak memberitahukan terlebih dahulu (secara lengkap) tentang tujuan dari misi mereka,” tambahnya.

Sunday Times
melaporkan, pasukan khusus Inggris tersebut dicegat saat mengawal diplomat yunior melewati wilayah yang dikuasai para pemberontak. Diplomat itu sedang mempersiapkan kunjungan yang akan dilakukan oleh rekan diplomat seniornya yang ingin membangun kontak diplomatik dengan para pemberontak.

Sumber-sumber dari kelompok pemberontak menyatakan keheranannya akan delegasi Inggris tersebut.

“Jika ini delegasi resmi, mengapa mereka datang dengan helikopter? Mengapa tidak mengatakan, ‘kami akan datang, mohon izin untuk mendarat di bandara?’,” kata seorang sumber. “Ada aturannya untuk hal (kunjungan) semacam ini.”

Menteri Pertahanan Inggris Liam Fox sebelumnya mengatakan bahwa sebuah tim “diplomatik” telah menuju Benghazi, tapi dia menolak untuk berkomentar tentang pasukan khusus yang ditangkap.

Fox mengesampingkan perihal penggunaan pasukan darat Inggris di Libya, namun mengatakan bahwa penerapan zona larangan terbang masih memungkinkan. Pertemuan para menteri pertahanan negara anggota NATO di Brussel pada 10-11 Maret mendatang akan membahas opsi pemberlakuan zona larangan terbang bagi Libya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurang Tidur? Matikan Ponsel dan TV!
Tulisan selanjutnya Soal Ahmadiyah, Pemerintah Pusat Lempar Tanggung Jawab ke Daerah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?