Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratusan Berunjuk Rasa Dukung Mahasiswa Muslim California

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 7 Maret 2011 14:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 200 orang berunjuk rasa pada hari Sabtu (5/3) mendukung 11 mahasiswa Muslim yang mendapat tuntutan kriminal karena mengganggu pidato Duta Besar Israel di Universitas California, Irvine.

Pengunjuk rasa yang menamakan dirinya “Irvine 11” memenuhi sebuah ruang pertemuan di Institut Islam di Orange County dalam rangka membela para mahasiswa yang mereka anggap hanya menggunakan hak kebebasan berbicara dan seharusnya dilindungi. Demikian dilaporkan Orange County Register, Ahad (6/3).

Sebagaimana dilansir AP (6/3), kesebelas mahasiswa, sebagian anggota Muslim Student Union, ditangkap pada tanggal 8 Februari 2010 setelah berteriak dan protes saat Dubes Israel Michael Oren berpidato tentang masalah keamanan AS-Israel. Aksi mahasiswa tersebut mengharuskan Oren menghentikan pidatonya selama 20 menit.

Para mahasiswa Muslim itu dituntut dengan dakwaan mengganggu dan berkomplot untuk mengganggu sebuah acara pertemuan.

Para pengunjuk rasa yang berorasi mempertanyakan, apakah jika kesebelas mahasiswa itu bukan Muslim, maka mereka tetap dituntut. Namun mereka juga mengatakan bahwa kasus ini menimbulkan keprihatinan tidak hanya di lingkungan agama tertentu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pada kenyataannya protes dan ungkapan perbedaan pendapat adalah yang membangun demokrasi Amerika,” kata Reem Salahi salah satu pengacara yang membela kesebelas mahasiswa Muslim itu.

Jaksa wilayah Tony Rackauckas mengatakan, para mahasiswa melanggar hukum dan akan dituntut tanpa memandang agama mereka atau latar belakang lainnya. Kesebelas mahasiswa itu sengaja menghentikan pidato dan menghentikan orang dari mendengar pemikiran-pemikiran Duta besar Israel, kata Rackauckas saat membacakan tuntutannya.

Para pembicara dalam pertemuan Sabtu lalu itu berjanji akan melakukan demonstrasi lagi untuk mendukung para mahasiswa yang disidang. Mereka berencana berkumpul di luar pengadilan pada hari Jumat dengan mengenakan pakaian hitam dan menutup mulut dengan selotip.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukannya sendiri, pihak universitas mencabut izin Muslim Student Union selama satu tahun dan memberikan masa percobaan satu tahun. Pada bulan September lalu pihak kampus mencabut izin, dan mengaktifkan kembali organisasi mahasiswa itu pada 31 Desember, memberikan masa percobaan satu tahun dan 100 jam kerja sosial.

Para pejabat universitas mengatakan pihak kampus telah melakukan tindakan disipliner dan tidak ada hubungannya dengan penyelidikan yang dilakukan oleh kejaksaan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukum Sebut “Sayyid” untuk Rasulullah
Tulisan selanjutnya Kurang Tidur? Matikan Ponsel dan TV!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
7 September 2026 13:22
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?