Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salafi Mesir Terima Demokrasi yang Sesuai Syariat

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 12 April 2011 07:55
Bagikan
ana_salafy
Bagikan

Hidayatullah.com—Limadza Taghayara Mauqif As Asalafiyun min Al Musyarakah As Siyasiyah?  (Kenapa Sikap Salafiyun Berubah dalam Partisipasi Perpolitikan?), demikianlah judul yang tertulis dalam situs anasalafy.com (2/4). Tulisan itu membahas mengenai alasan kenapa Salafi Iskandariyah kini memilih berjibaku dengan perpolitikan walau sebelumnya mereka enggan masuk di dalamnya.

Meninggalkan Politik Bukan Karena Tidak Setuju Politik

“Saat itu kami meninggalkan untuk berpartisipasi dalam politik, bukan karena bahwa tidak ada agama dalam politik dan tidak ada politik dalam agama, akan tetapi akidah kami adalah bahwa Islam mengatur setiap urusan kehidupan di dalamnya, termasuk politik.” Demikian Dr. Yasir Al Burhami menjelaskan.

Masih menurut Yasir, sebelum terjadi revolusi Mesir, bukan hanya Salafi saja yang tidak berpartisipasi dalam perpolitikan. Akan tetapi rakyat juga melakukan hal yang sama.

Menurutnya, yang mengikuti pemilu tidak sampai satu juta orang. Namun, setelah revolusi keadaannya telah berubah, dan ada kesempatan positif untuk melakukan perubahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Demokrasi, Sebagian Sesuai Syariat

Mengenai demokrasi, Yasir menyebutkan, “Adapun kami, kami menerima demokrasi dari apa yang sesuai dengan syariat. Demokrasi telah mengambil beberapa hal positif dari hukum Islam.”

Salah satu tokoh Salafi Iskandariyah itu menjelaskan unsur demokrasi yang sesuai dengan syari’at, “Yakni bahwa umat adalah penunjuk penguasa, mereka berhak untuk menurunkannya, mengontrolnya, memerintahkannya dan melarangnya”.

Saat ini, menurutnya, berkecimpung dalam politik dengan kebebasan dan tidak banyak berkonsekuensi untuk melakukan kompromi-kompromi. Berbeda dengan masa sebelumnya, di mana harus ada kompromi hingga dalam persoalan akidah, yang tidak mungkin untuk diterima.

Alasan lainnya, mengapa Salafi tidak berpertisipasi dalam perpolitik Mesir, hal itu disebabkan karena jerih payah yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasilnya, di mana saat itu hasil dari pemilu sudah bisa diketahui, yakni setuju. Tidak ada yang bisa mengkritik mengenai kecurangan-kecurangan, karena seluruh media dikuasai pemerintah.

Mesir Berbeda dengan Aljazair

Dalam situs resmi Salafi Iskandariyah itu, Yasir menjelaskan bahwa yang terjadi di Aljazair berbeda dengan kondisi Mesir, di mana di Aljazair militer dikuasai orang-orang sekuler, sehingga kemenangan yang diraih umat Islam dibatalkan oleh militer. Hal ini berbeda dengan militer Mesir yang dikenal religius, mereka selalu mendukung keinginan umat.*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Gunakan Senjata Kimia, RS Gaza Tak Mampu Layani Korban
Tulisan selanjutnya Menlu Mesir: Rekonsiliasi Palestina Prioritas Utama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?