Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dilarang Gereja Filipina, Penyaliban Jalan Terus

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 23 April 2011 12:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 24 orang dipaku di tiang salib di Filipina untuk meniru prosesi penyaliban Yesus dalam perayaan Jum’at Agung (22/4). Meskipun aksi itu telah dilarang Gereja Katolik Filipina, namun penyelenggara tidak ambil pusing dan bahkan para turis pun menjadikannya tontonan yang mengasyikkan.

Ruben Enaje, pria berusia 50 tahun berteriak kesakitan saat telapak tangannya dipaku oleh penduduk desa yang berpakaian ala Romawi dan berbaring di atas kayu salib selama beberapa menit.

Menurut pejabat setempat, ada 23 warga Filipina lainnya yang disalib seperti Enaje. Mereka adalah penduduk desa San Pedro Cutud di Provinsi Pampanga.

Sebagaimana dilansir Associated Press, penyaliban kemarin merupakan yang ke-25 bagi Enaje. Prosesi tersebut dilakukan pria yang berprofesi sebagai tukang cat itu setiap tahun, sebagai ucapan syukur karena ia tidak tewas dan tidak mengalami patah tulang saat terjatuh dari gedung bertingkat tiga tahun 1985 silam.

Selain penyaliban, kerumuman “pendosa yang menyesal” berjalan beberapa kilometer mengelilingi desa sambil memukuli punggungnya yang tidak berbalut pakaian dengan tongkat tajam dari bambu atau kayu, dan kadang memerciki penonton dengan darah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian peserta sengaja membuka luka di punggung rombongan pendosa dengan pecahan kaca, untuk memastikan bahwa acara tersebut cukup berdarah-darah.

Para pemimpin gereja di Filipina, negara dengan umat Katolik Roma terbesar di Asia, menyatakan ketidaksenangannya dengan ritual Paskah tersebut.

Uskup Agung Angel Lagdameo yang berbasis di Provinsi Iloilo mengatakan bahwa penyaliban dan pencambukan itu merupakan “imitasi yang tidak sempurna dengan efek signifikan yang meragukan secara teologis maupun sosial.”

Uskup Pampanga Pablo Virgilio David mengatakan ritual berdarah-darah itu menunjukkan kegagalan gereja dalam mendidik umat Kristen Filipina.

Namun pernyataan gereja dibantah Enaje. “Kami tumbuh dengan tradisi ini dan tidak ada yang bisa menghentikan kami.”

Menurut pejabat setempat, tidak kurang dari 30.000 orang, termasuk tiga duta besar negara Eropa, menyaksikan acara tersebut sambil mengabadikan tontonan itu dengan kamera. Lebih dari 20 turis pingsan akibat kepanasan. Sebuah ambulan disiagakan di lokasi acara.

Tidak ada orang asing yang diperbolehkan ikut serta dalam acara tersebut, setelah beberapa tahun lalu seorang warga Australia disalib dengan menggunakan nama palsu di Pampanga.

Yang lebih kelewatan adalah perbuatan seorang warga Jepang. Menurut petugas pariwisata setempat, Ching Pangilinan, seorang pria Jepang berusaha untuk disalib sebagai bagian dari pembuatan film porno di tahun 1996.

“Mereka mengolok-olok tradisi lokal kami,” kata wanita itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Juri Amerika Larang Pastor Bakar Quran di Depan Masjid
Tulisan selanjutnya Lampu Hemat Energi Sebabkan Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?