Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Diplomat Amerika Dilempar Sepatu Pria Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2013 21:36 9:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2013 21:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan diplomat Amerika Serikat Paul Bremer dilempar sepatu pekan lalu saat menghadiri pertemuan di Parlemen Inggris, lapor Al Arabiya Ahad (10/2/2013).

Dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh Henry Jackson Society, seorang pria Iraq yang diidentifikasi bernama Yassir al-Samarani berdiri untuk berbicara dengan Bremer. Pria itu mengatakan bahwa dia memiliki dua pesan yang ingin disampaikan, satu dari Saddam Hussein dan satunya dari rakyat Iraq.

“Ini pesan pertama,” kata pria itu sambil melempar sepatunya.

Bremer bergerak dengan cepat saat Samarani berusaha melempar satu sepatunya lagi yang akhirnya menabrak dinding.

“Anda harus memperbaiki bidikan anda jika mau melakukan hal itu,” kata Bremer yang berhasil menghindari lemparan sepatu sambil tersenyum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat petugas keamanan datang, memborgol dan membawanya keluar, Samarani berteriak ke arah Bremer, “Anda menghancurkan negara itu (Iraq),” seraya mengutuk Bremer dan demokrasi Amerika.

Bremer berkata, jika Samarani melakukan hal seperti itu saat Saddam Hussein masih ada maka dia pasti sudah mati sekarang.

Menurut media-media Inggris, Samarani akhirnya dibebaskan dengan syarat tidak lagi diperbolehkan menghadiri pertemuan apapun yang digelar oleh parlemen Inggris.

Paul Bremen dikenal dengan perannya sebagai petinggi Amerika Serikat yang menaikkan sipil ke puncak pemerintahan Iraq pasca Saddam Hussein. Sebagaimana diketahui, politisi Syiah Iraq, Nuri al-Maliki lewat pemilihan umum didudukkan Amerika Serikat untuk menjadi perdana menteri yang mengendalikan pemerintahan di Iraq sampai saat ini.*.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Tunisia Pilih Menteri Teknokrat Bukan Islamis
Tulisan selanjutnya Pakaian Pramugari Panjang Tertutup, Justru Dicela

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?