Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kanwil Kemenag Sebut Ma’had Umar Bin Khattab Kelompok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2011 08:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasca kasus pembunuhan polisi dan ledakan di kompleks Ma’had Umar bin Khattab Bima melahirkan masalah baru. Setelah peristiwa ledakan tersebut, penjagaan di wilayah Bima NTB mulai diperketat. 

Kepala Kanwil Kemenag NTB Drs.H. Lalu Suhaimi Ismy dalam keterangannya kepada kontributor hidayatullah.com menyampaikan penyesalannya atas kejadian tersebut.

“Saya menyayangkan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab citra Ponpes menjadi tercoreng. Selama ini Ponpes di Indonesia telah melahirkan ulama besar termasuk di NTB seperti Almagfurlah Maulana Syeikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, pendiri Nahdlatul Wathan (NW) yang merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) terbesar di NTB yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa Ma’had Umar bin Khattab lebih tepat disebut “kelompok” karena pondok pesantren mempunyai beberapa syarat untuk bisa dikatakan sebagai Pondok Pesantren yakni harus ada seorang Kiai yang menetap di pondok, ada masjid/mushalla (santren), memiliki santri sesuai tingkat usianya seperti madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah atau madrasah aliyah.

Kriteria lain, menurut Suhaimi, sebuah Ponpes terbuka untuk umum, artinya siapa saja boleh menjadi santri dan juga terbuka untuk dikunjungi baik silaturrahmi maupun mengikuti pengajian.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lebih jauh, ia meminta kelompok-kelompok Muslim bisa hidup di tengah masyarakat.

“Pergilah ke tengah masyarakat. Hiduplah bersama mereka. Belajarlah dari mereka. Buatlah rencana bersama mereka. Bekerjalah dengan mereka. Mengajar seraya menunjukkan. Belajar seraya mengerjakan. Bukan keterpisahan melainkan keterpaduan,” ujarnya.

Sementara itu, Ustad Abrori, pimpinan Pesantren Umar bin Khattab (UBK) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah ditangkap di kediaman orang tuanya, di desa Khananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Jumat lalu, sekitar pukul 12.30 WITA oleh anggota Polda NTB.*/Zulkifli Sasaki, NTB

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengelola Media Diminta Hormati Bulan Ramadhan
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Minta Polisi Tak Semena-mena Pada Terduga “Teroris”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?