Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres: Pelihara Dua Keunggulan Utama Keuangan Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Juli 2011 20:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Presiden Boediono mengatakan, sistem keuangan Islam harus tetap memelihara dua faktor keunggulan utama yaitu keterkaitan antara sistem keuangan dan sektor riil serta pemisahan antara imbalan dan resiko.

“Ada dua hal yang ingin saya garis bawahi. Produk keuangan syariah, di samping keunggulan lainnya, memiliki dua keunggulan yang harus tetap dipelihara, meskipun ada tren konvergensi antara keuangan syariah dan konvensional,” kata Wapres dalam sambutan Acara Joint High Level Conference On Islamic Finance di Jakarta, Senin (18/7).

Wapres mengatakan, kedua hal tersebut penting untuk ketahanan sistem keuangan. Krisis keuangan pada 2008-2009 yang mengguncang perekonomian dunia akibat sudah tidak digunakannya dua prinsip tersebut.

“Kedua hal inilah yang menjadi sumber malapetaka terjadinya krisis ekonomi pada tahun 2008-2009, dan ternyata kedua hal ini telah diberikan rambu-rambunya dalam keuangan syariah,” katanya.

Saat ini sistem keuangan Islam telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan global. Industri keuangan Islam telah tumbuh sangat cepat, lebih dari 20 persen per tahun sejak 2000. Apabila trend ini berlanjut, diperkirakan pada tahun 2012 aset keuangan Islam akan mencapai 1.600 miliar dolar AS.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Laporan IDB-IFSB, April 2010, secara global, mencatat sekitar lima ratus Lembaga Keuangan Islam yang menunjukkan peningkatan aset yang pesat, dari 639 miliar dolar AS pada 2008 menjadi 822 miliar dolar AS pada 2009, atau pertumbuhan sebesar hampir 29 persen.

Pertumbuhan tersebut lebih cepat dibandingkan seribu bank konvensional paling top di dunia yang hanya mencapai pertumbuhan aset tahunan hanya 6-7 persen pada periode yang sama.

Sementera di dalam negeri, menurut Wapres, juga berkembang pesat. Selama 6 tahun terakhir, aset perbankan syariah tumbuh sebesar sekitar 37 persen per tahun. Jumlah rekening bank syariah meningkat pesat dari 0,3 juta rekening pada tahun 2001 menjadi 8,5 juta rekening pada semester pertama 2011.

Wapres mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi pertumbuhan keuangan Islam yang sangat besar.

“Tinggal bagaimana kita memanfaatkan potensi itu sebaik-baiknya. Di sini, saya melihat pembiayaan UKM merupakan lahan sangat subur bagi perkembangan keuangan syariah,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Patreaus Mundur dari Afghanistan
Tulisan selanjutnya Maybank Islamic Tandatangani MoU dengan Bank Syariah Mandiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?