Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tahanan Palestina Mogok Bukan Karena Ayam

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 11 Oktober 2011 20:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tujuan utama mogok makan yang dilakukan para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel adalah menuntut agar kebijakan sel isolasi dihapuskan. Demikian ditegaskan menteri urusan tahanan Palestina, Ahad (09/10/2011).

Penghapusan penggunaan sel isolasi adalah “tuntutan strategis” dari para tahanan, yang telah menolak untuk makan selama 13 hari, kata issa Qaraqe.

Qaraqe menuding media-media Israel sengaja memanas-manasi situasi, dengan menyebut bahwa aksi mogok makan dilakukan karena para tahanan Palestina tidak diperbolehkan makan hidangan ayam utuh dan menonton saluran televisi satelit.

Berbicara di tenda solidaritas aksi mogok makan di Abu Dis, Qaraqe mengatakan, tuntutan mereka termasuk juga pada sejumlah batasan yang diterapkan Zionis Israel, seperti larangan kunjungan keluarga, denda dan penggunaan borgol tangan dan kaki.

Ahad pagi hari sejumlah tahanan mengatakan bahwa Zionis telah memenuhi beberapa tuntutan mereka, seperti kunjungan keluarga tanpa borgol, diperbolehkannya hidangan ayam, televisi dan kunjungan antar bagian di dalam sel.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Zionis menolak untuk menghapuskan sel isolasi dan menolak menaikkan pinjaman untuk tahanan 300 shekel lebih.

Media Israel, Ynet, yang mengutip otoritas penjara Zionis melaporkan bahwa jumlah tahanan yang ikut mogok pada hari Ahad bertambah menjadi 234. Setelah 6 kali waktu makan, semua makanan dan alat-alat elektronik yang ada di dalam sel tahanan tersebut dikeluarkan.

Sementara itu menurut Qadura Fares, kepala Masyarakat Tahanan Palestina, mengatakan bahwa 200 orang tahanan ikut aksi mogok tersebut sejak hari pertama. Sementara 200 orang lainnya ikut mogok makan selama tiga hari per minggunya.

Tahanan dari Front Rakyat melakukan mogok makan sejak 27 September, sebagai protes atas kondisi buruk pemimpin mereka Ahmad Saadat, yang telah dikurung dalam sel isolasi selama tiga tahun ini.

Menurut Qaraqe, kondisi para tahanan tersebut memburuk, karena Zionis tidak mau memberikan mereka perawatan medis.

Pada bulan Juni lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menetapkan bahwa perawatan medis adalah salah satu fasilitas untuk tahanan yang dihapuskan, dengan tujuan menekan para tahanan dan pemerintah Palestina, terutama Hamas, yang hingga kini belum membebaskan Gilad Shalit. *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shaath: Pelestina Punya 9 Suara di DK PBB
Tulisan selanjutnya Pakistan Tawarkan Informasi Pembunuh Rabbani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?