Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Masih Perlukah Demokrasi bagi Rakyat?”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 November 2011 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Memperingati ulang tahunnya yang ke-12, The Habibie Center (THC) mengadakan seminar dengan tema “Constitutional Reform and Civic Education: Comparative Perspectives and Shared Experiences of Germany and Indonesia”. Acara yang digelar di Istana Ballroom, Hotel Sari Pan Pacific Jl. M.H. Thamrin, Jakarta (10/11/2011) ini menghadirkan sejumlah pakar politik-kenegaraan, diantaranya Prof. Dr. Hasjim Djalal, mantan Komisi Konstitusi MPR-RI dan Prof. Dr. Siegfried Bross, mantan Hakim Konstitusi Jerman.

Pada satu sesi dalam seminar tersebut, dibahas mengenai tidak efektifnya sistem demokrasi yang dianut pemerintahan sekarang. Sebab, menurut salah satu pembicara, Dr. Harjono yang mewakili Mahkamah Konstitusi RI, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia telah mengalami suatu perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah berkali-kalinya dilakukan amandemen konstitusional.

Prof. Maruarar Siahaan setali tiga uang dengan Harjono. Mantan Hakim Konstitusi Indonesia itu berpendapat bahwa pemegang keputusan di negara ini tidak terlalu fokus dengan mandat UUD ’45. Misalnya pengaturan kebijakan penanaman modal yang seharusnya, kata dia, diatur dengan UUD.

“Tapi kenyataannya banyak diatur dengan Peraturan Presiden,” sindirnya.

Bahkan dengan sistem kepemimpinan seperti sekarang ini, Maruarar meragukan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia mampu bertahan ke depannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adanya pergeseran undang-undang negara juga diakui oleh Prof. Dr. Sofian Effendi yang turut berpartisipasi dalam acara yang digelar bekerjasama dengan Hanns Seidel Foundation tersebut. Bagi dia, sudah susah mengetahui UU saat ini merupakan UUD ’45. Yang masih asli dari UUD tersebut hanyalah atribut-atribut kenegaraan.

Dampak Buruk Demokrasi

Pergeseran terhadap nilai-nilai UUD ini memiliki dampak yang tidak baik, terutama bagi perjalanan bangsa. Sebagai contoh apa yang dikatakan Harjono bahwa, “Simpang-siurnya persoalan (bangsa) datangnya bukan dari rakyat, tapi dari penyelenggara negara (pemerintah, red).”

Kasus penyalahgunaan uang negara yang semakin parah juga mengindikasikan hal tersebut. Sofian menjelaskan, sebagian besar anggaran pemerintah digunakan untuk kepentingan perangkat negara. Angkanya berkisar 82 persen, sisanya baru yang dimanfaatkan untuk pemulihan sarana publik. Ini yang menyebabkan fasilitas umum banyak terbengkalai. Dia memberi contoh lalu lintas Jakarta yang semakin macet.

Padahal, “Pemerintah harus memenuhi tugas-tugas dan tanggung jawab untuk kepentingan umum,” demikian menurut Profesor Bross dalam pidatonya di awal seminar memberi gambaran tentang sistem demokrasi di Jerman.

Sofian juga menyatakan bahwa masyarakat hanya memperoleh manfaat kecil dari demokrasi. Demokrasi, menurutnya, tidak memiliki dampak positif langsung bagi rakyat Indonesia. Yang lebih menikmati hasil dari demokrasi, lanjut Dewan Pakar dari THC ini, adalah institusi demokrasi seperti partai politik, pejabat dan lain-lain.

Meski Harjono tetap memandang positif demokrasi sebagai tantangan besar sekaligus nilai yang bisa dijadikan acuan dalam berbangsa dan bernegara, tapi timbul pertanyaan olehnya, “Masih perlukah masyarakat yang demokratis?”.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Salafy Mesir Kampanye Pakai Foto Suami
Tulisan selanjutnya Mahkamah Jebloskan Moshe Katsav ke Bui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?