Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KMII Gagas Bentuk Pusat Pengembangan Media Islam Internasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Desember 2011 15:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kerjasama sama media-media Islam tidak cukup hanya bertemu dalam sebuah konferensi. Untuk itu selayaknya diwujudkan dengan membuat sebuah pusat bagi pengembangan media Islam. Demikian dikemukakan Parni Hadi, wartawan senior dari Indonesia saat berbicara pada Konferensi Media Islam Internasional ke-2 di Jakarta, Rabu (14/12/2011).

“Karena itu perlu dibuat sebuah lembaga bagi jurnalis Muslim dengan nama International Islamic Media Development Centre (IIMDC),” kata mantan pimpinan Kantor Berita Antara dan RRI (Radio Republik Indonesia) ini.

Keberadaan pusat lembaga pengembangan media Islam internasional, menurut Parni untuk mewujudkan para jurnalis yang bekerja di media massa dengan memiliki karakter yang berpedoman pada sifat Nabi Muhammad SAW atau prophetic journalism.

“Kita mengetahui sifat Nabi yaitu, sidik (benar), amanah (terpecaya), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas),” kata mantan pemimpin redaksi sebuah surat kabar ini.

Sebagai indikator dari jurnalistik kenabian ini, lanjut Parni maka media Islam dalam menyampaikan pesan memiliki ciri khas yaitu, kebebasan berbicara, objektif, berpihak pada kebenaran, adil dan fair, kesejahteraan, dan perdamaian global yang mengisyaratkan Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Seperti diketahui, Indonesia telah dua kali menjadi tuan rumah konferensi media Islam internasional. Pada tahun 1980 pertama kali konferensi diselenggarakan di Jakarta dengan resmi dibuka oleh Presiden Soeharto. Saat itu disampaikan sebuah “Deklarasi Jakarta” antara lain akan dibuat sebuah kode etik wartawan Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Doktor Nasir Abu Ali, dosen Universitas Abdul Kadir Arab Saudi,
media Islam sangat efektif sebagai sarana dakwah. Namun demikian menurut dia media Islam harus memiliki konsep yang jelas. “Apakah sebagai suatu ilmu atau sebatas sarana,” ujarnya.

Saat ini media sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan ajaran-ajaran agama tersebut. “Tentu akan lebih efektif diajarkan sebagai ilmu sendiri,” imbuhnya.

Hari ketiga KMII ke-2 yang berlangsung 12-15 Desember ini diisi dengan beberapa paparan oleh para panelis. Direncanakan kegiatan ini Kamis siang ditutup oleh Menko Kesra Agung Laksono. Sebelum penutupan akan disampaikan rekomendasi oleh Sekjen Rabithah Alam Islamy Abdullah bin Abdul Mukhsin Al Turky.*

Foto: kemenag

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Butuh Investor Amerika, Bukan Tentara
Tulisan selanjutnya KWI Dukung PBNU Adakan Kongres Tokoh Agama Sedunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?