Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waspada, 62 Persen Pelaku Aborsi Anak di Bawah Umur

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2011 05:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rangkuman kasus aborsi yang direkam Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) perlu dibuat pelajaran. Kasus aborsi mulai 2008 hingga 2010 terus meningkat. Celakanya, 62 persen pelakunya melibatkan anak-anak di bawah umur.
 
Komnas PA memperkirakan, selama kurun waktu tadi, kenaikan angka kasus aborsi rata-rata 15 persen setiap tahunnya. Pada 2008 ditemukan ada dua juta jiwa anak korban aborsi. Tahun berikutnya, anak korban aborsi bertambah 300 ribu jiwa. Pada 2010, bertambah lagi 200 ribu jiwa.
 
Sekretaris Jenderal Komnas PA Samsul Ridwan di Jakarta, Selasa (20/12/2011) menuturkan, kasus aborsi semakin mencolok di kota-kota besar. Dia mencontohkan, di DKI Jakarta selama 2011 ini tercatat ada 406 kasus aborsi.

“Di balik data tadi, yang paling mencengangkan adalah lebih dari separuh pelaku aborsi adalah anak di bawah umur,” tandasnya. Anak-anak ini baru berumur kurang dari 18 tahun.
 
Samsul mengatakan, praktik aborsi yang paling dominan, sekitar dilakukan 37 persen pelakunya adalah dengan cara kuret atau pembersihan rahim. Kemudian, 25 persen kasus aborsi selanjutnya dilakukan melalui oral dengan meminum pil tertentu dan pijatan.

Selanjutnya, 13 persen kasus aborsi dilakukan dengan cara suntik, dan lalu delapan persen dengan cara memasukkan benda asing ke dalam rahim. “Selain itu juga ada cara jamu dan akupuntur,” tandasnya.
 
Komnas PA menganalisa melonjaknya angka abrosi, terutama yang melibatkan anak-anak di bawah umur, dipicu karena maraknya tayangan yang berbau pornografi. Dengan tayangan ini, anak-anak terangsang untuk melakukan hubungan seks sebelum nikah.

Celakanya, akibat dari perbuatan ini si anak perempuan akhirnya hamil di luar nikah. “Selama tahun ini kami menerima 22 kasus pengaduan tentang pornografi siswa SMP dan SMA,” ungkap Samsul, dimuat JPNN.
 
Dengan maraknya tayangan pornografi ini, diperkirakan ada sekitar 83,7 persen anak kelas IV dan V sudah kecanduan nonton film biru. Untuk itu, Komnas PA menekankan adanya peningkatan pendidikan budi pekerti yang ditamankan sejak dini. Dengan cara ini, trend anak-anak menjadi pelaku aborsi bisa ditekan. Selain itu juga perlu memberikan pendidikan seks kepada anak-anak.
 
Selain melansir kencenderunga aborsi yang dilakukan oleh anak di bawah umur, Komnas PA juga memaparkan kasus tawuran pelajar selama 2011. Mereka menyebut, ada 128 kasus tawuran pelajar yang memakan korban tewas 82 pelajar. “Ini masih belum korban yang luka berat atau luka ringan,” ujar Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerbangan Yaman Terhenti Akibat Pilot Mogok
Tulisan selanjutnya Dewan Militer Minta Maaf Kepada Perempuan Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?