Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“AS Ingin Baa’syir Habiskan Masa Senjanya di Penjara”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2012 14:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi terpidana Abubakar Ba’asyir (ABB) mendapat tanggapan aktivis Islam.

Menurut Abdurohim Ba’asyir, putra Abubakar Ba’asyir, keputusan itu  kurang layak dan dinilai zalim.

“Jelas tidak layak dan ini keputusan sangat dzalim karena sarat intervensi asing. Inilah wajah hukum di Indonesia yang mudah dibeli dan diintervensi oleh Negara asing. Semoga Allah membalas kezaliman ini dengan balasan yang setimpal,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (28/01/2012).

Hal senada juga dikatakan mantan orang dekat Ustad Abu, demikian paninggilan akrab ABB, Fauzan Al Ansyari.  Menurut Fauzan, keputusan itu sangat tidak manusiwi jika dibandingkan dengan semua putusan yang diberikan kepada para penjahat koruptor di Indonesia yang lebih nyaman. Menurut Fauzan, keputusan itu jelas efek dari tekanan Amerika yang tak ingin “membunuh” gerakan dakwah ABB.

“Keputusan yang sangat zalim dan tidak manusiawi dan tujuannya adalah untuk membunuh dakwah  ABB. Bahkan dengan memasukkan JAT organisasi teroris, menunjukkan AS tidak mau kehilangan proyek teroris di Indonesia sehingga AS masih bisa terus mengontrolnya.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pandangan menarik datang dari Haris Abu Ulya, Ketua Lajnah Siyasiyah Dewan Pimpinan Pusat Hizbut Tahrir Indonesia (DPP-HTI).

Menurut Harits, putusan yang sarat dengan “pesanan” itu bisa diartikan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak ingin Abubakar Ba’syir bisa menghabiskan sisa waktu hidupnya dengan menghirup udara bebas.

“CIA (AS) menghendaki ABB menghabiskan masa senjanya di penjara. ABB tidak boleh keluar lagi, ini terahir untuk beliau,” ujarnya kepada hidayatullah.com.

Sebelumnya, PN Jaksel telah menjatuhkan putusan kepada ABB bersalah dengan pidana 15 tahun penjara pada 16 Juni 2011. Namun putusan ini dikurangi menjadi 9 tahun oleh Pengadilan Tinggi Jakarta pada 7 Juli 2011.  Tim Pengacara Muslim (TPM) mengajukan kasasi ke MA pada November 2011 lalu.

Namun MA menolak permohonan kasasinya. Artinya ABB tetap dengan hukuman 15 tahun penjara. Putusan tersebut diputus Senin siang (27/02/2012) oleh ketua majelis hakim Djoko Sarwoko dengan anggota Mansur Kertayasa dan Andi Samsan Nganro.

Tahun ini, kakek yang sudah berambut putih ini telah berusia 73 tahun. Jika ditambah kurungan 15 tahun, maka seharusnya ia akan keluar tahun 2027 di saat usianya 88 tahun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABBMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Masukkan Profil Pemain Bola dalam Kurikulum
Tulisan selanjutnya Hina Islam, Ulama Malaysia Tuntut Bekukan Star

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?